Fatir, Habib Agung Nuria (2026) Primordialisme Tri Hita Karana Dalam Pembagian Hibah Keluarga Beda Agama Di Linggo Asri Kabupaten Pekalongan (Perspektif Maslahah Mursalah Dan Sosio-Legal). Masters thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
50124002 - Bab I dan Bab VII.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
50124002 - Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
50124002 - Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (406kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik pembagian hibah dalam keluarga beda agama di Desa Linggo Asri, Kabupaten Pekalongan yang Tidak sepenuhnya bergantung pada norma hukum Islam, selain itu juga oleh nilai-nilai lokal yang bersifat Primordial serta prinsip-prinsip harmoni sosial seperti Tri Hita Karana. Kondisi ini menimbulkan dinamika tersendiri dalam praktik distribusi harta keluarga, khususnya dalam upaya menjaga hubungan kekeluargaan, keadilan, dan kemaslahatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mendeskripsikan bentuk praktik pembagian hibah dalam keluarga beda agama, mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi munculnya praktik tersebut, menganalisisnya dalam perspektif fikih Islam dengan pendekatan maslahah mursalah, serta mengkaji relevansi nilai-nilai Tri Hita Karana dalam mewujudkan keadilan distributif dan kemaslahatan sosial. Karya ilmiah ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan metode pendekatan yang digunaka Adalah kualitatif, Data penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap masyarakat Desa Linggo Asri yang terlibat dalam praktik pembagian hibah keluarga beda agama untuk kemudian dilakukan Analisis data secara deskriptif analitis engan memanfaatkan pendekatan normatif dan sosiologis Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pembagian hibah dalam keluarga beda agama di Desa Linggo Asri dilakukan melalui musyawarah dengan mengedepankan nilai kekeluargaan, hubungan kekerabatan, dan keharmonisan keluarga. Praktik tersebut dipengaruhi oleh nilai-nilai Primordialisme, budaya lokal, dan konsep Tri Hita Karana yang berkembang dalam masyarakat. Dari perspektif Sosio-Legal, mekanisme hibah mencerminkan interaksi antara Law in Books dan Law in Action, sedangkan dalam perspektif Maslahah Mursalah, praktik ini dapat dipandang sebagai upaya mewujudkan kemaslahatan sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Dengan demikian, pembagian hibah di Desa Linggo Asri merupakan bentuk adaptasi hukum yang mengintegrasikan norma hukum Islam, nilai budaya lokal, dan kebutuhan sosial guna mewujudkan keadilan, kemanfaatan, dan keharmonisan dalam keluarga beda agama.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Hibah; Keluarga Beda Agama, Primordialisme, Tri Hita Karana, Maslahah Mursalah, Sosio-Legal | ||||||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.3 Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam, Munakahat 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan |
||||||||||||
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Hukum Keluarga | ||||||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Pascasarjana | ||||||||||||
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 03:39 | ||||||||||||
| Last Modified: | 20 Aug 2026 03:39 | ||||||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20240 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
