Afriani, Dita (2026) Tradisi Membaca Al-Qur’an di Makam Pasca Kematian Pada Masyarakat Desa Karangdadap Pekalongan (Studi Living Qur’an). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
3119064_Bab I dan Bab V.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
3119064_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
3119064_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini akan menjelaskan respon masyarakat dalam melatar belakangi dan memotivasi tradisi pembacaan Al-Qur’an di makam Desa Karangdadap. Melalui kajian ini diharapkan dapat mengungkap warisan budaya sebagai fenomena sosial yang berkaitan dengan kehadiran Al-Qur’an di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui proses praktik pembacaan Al-Qur’an di makam pasca kematian, serta mengungkap resepsi kultural untuk melihat pengaruh dan peran Al-Qur’an dalam membentuk kultur sosial budaya masyarakat Desa Karangdadap. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) menggunakan teknik penelitian kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun data yang sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis dengan beberapa tahap; pertama bracketing (penundaan praanggapan), kedua intuisi (keterbukaan makna), ketiga analisis, dan keempat deskripsi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penelitian ini mengkaji tradisi membaca Al-Qur’an di makam pada masyarakat Desa Karangdadap Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan, dengan pendekatan Living Qur'an. Menunjukkan bahwa tradisi ini merupakan warisan turun-temurun sejak tahun 1980, dilaksanakan selama 7 hingga 40 hari setelah kematian dengan melibatkan tokoh agama, santri, dan masyarakat. Pemaknaan masyarakat terhadap Al-Qur'an terbagi menjadi lima pola: sebagai kitab suci dan bacaan mulia, sebagai obat, sebagai sarana perlindungan, sebagai sumber pengetahuan, dan sebagai petunjuk hidup. Landasan utama tradisi ini adalah Q.S Al-Hasyr ayat 10 yang dimaknai sebagai perintah untuk mendoakan sesama muslim, termasuk yang telah meninggal, serta memperkuat solidaritas dan persaudaraan antar generasi umat Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Membaca Al-Qur’an, Living Qur’an, Resepsi Kultural | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X2.1 Ilmu Hadits | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur FUAD | ||||||||
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 08:41 | ||||||||
| Last Modified: | 03 Aug 2026 08:41 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20246 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
