Azizunnisa, Nia (2026) Rekonstruksi Pemikiran Pendidikan Holistik Ki Ageng Suryomentaram Dalam Kawruh Jiwa. Masters thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
50224024_Bab I dan Bab VII.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
50224024_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan konsep pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan intelektual, tetapi juga mampu mengembangkan seluruh potensi manusia secara utuh. Pendidikan holistik hadir sebagai paradigma yang memandang manusia sebagai kesatuan dimensi fisik, intelektual, emosional, sosial, moral, spiritual, dan estetik. Salah satu tokoh Indonesia yang memiliki pemikiran selaras dengan paradigma tersebut adalah Ki Ageng Suryomentaram melalui ajaran Kawruh Jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rekonstruksi pemikiran pendidikan holistik Ki Ageng Suryomentaram dalam Kawruh Jiwa serta menganalsis hasil rekonstruksinya ditinjau dari perspektif pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer berupa karya-karya Ki Ageng Suryomentaram, khususnya Kawruh Jiwa, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan dengan pendidikan holistik, pemikiran Ki Ageng Suryomentaram, dan pendidikan Islam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model analisis isi (content analysis) yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan holistik Ki Ageng Suryomentaram berangkat dari pandangan mengenai manusia sebagai makhluk rasa (manungsa kang gadhah raos). Pendidikan diarahkan untuk membentuk manusia yang mampu mencapai pangawikan pribadi, mengembangkan raos sami, serta hidup dalam keadaan tentrem, tatag, tabah, dan begja. Pendidikan tersebut mencakup pengembangan enam dimensi, yaitu intelektual, emosional, sosial, spiritual, estetika, dan fisik, yang dilaksanakan melalui metode reflektif, dialog-partisipatif (kandha-takon), dan analisis diri. Penelitian ini juga menemukan bahwa konsep pendidikan holistik berbasis Kawruh Jiwa memiliki relevansi yang kuat dengan pendidikan Islam, terutama dalam pengembangan aspek jasmaniah, akal, qalb, akhlak, hubungan sosial, spiritualitas, dan penghargaan terhadap keindahan sebagai bagian dari pembentukan insan kamil. Dengan demikian, pemikiran Ki Ageng Suryomentaram dapat menjadi salah satu kontribusi pemikiran pendidikan Indonesia yang relevan untuk pengembangan pendidikan Islam yang holistik dan humanis.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Rekonstruksi; Pendidikan Holistik; Ki Ageng Suryomentaram; Kawruh Jiwa. | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.3 Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam, Sekolah Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 370 Education/Pendidikan |
||||||||
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Pendidikan Agama Islam | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Pascasarjana | ||||||||
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 06:30 | ||||||||
| Last Modified: | 28 Jul 2026 06:30 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20247 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
