Ikhsan, Rifqi Khoirul (2026) ORIENTASI KEAGAMAAN MAHASISWA DALAM LANSKAP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DIGITAL: TELAAH ATAS DINAMIKA KETOKOHAN HABIB. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
50224003 - Bab I dan Bab VII.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
50224003 - Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
50224003 - Lampiran.pdf Download (2MB) |
Abstract
Perkembangan media sosial telah menghadirkan ruang baru bagi distribusi narasi keagamaan, termasuk berbagai isu mengenai ketokohan habib yang beredar secara masif di ruang digital. Kondisi tersebut membawa konsekuensi terhadap cara mahasiswa Pendidikan Agama Islam memaknai, menerima, dan menegosiasikan otoritas keagamaan habib dalam kehidupan keberagamaan mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana mahasiswa memaknai, menerima, dan menafsirkan berbagai isu tentang ketokohan habib di media sosial, serta menganalisis dinamika transformasi orientasi keagamaan mahasiswa setelah berinteraksi dengan narasi digital tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi hermeneutis dengan metode kualitatif yang didukung data angket. Subjek penelitian adalah 40 mahasiswa semester 4 Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sebagai responden angket dan enam narasumber yang dipilih secara purposive untuk wawancara mendalam. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai ketokohan habib tidak lagi secara tunggal berdasarkan legitimasi genealogis, melainkan menempatkan keilmuan, akhlak, dan integritas personal sebagai pertimbangan utama dalam menentukan otoritas keagamaan. Penerimaan terhadap konten keagamaan habib berlangsung secara selektif melalui praktik verifikasi, cross-check, dan evaluasi terhadap substansi ajaran yang diterima. Penelitian ini menemukan tiga pola transformasi orientasi keagamaan, yaitu orientasi yang tetap stabil, orientasi yang berubah secara kondisional, dan orientasi yang mengalami transformasi signifikan menuju pola keberagamaan yang lebih intrinsik dan substantif. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial tidak mendorong sekularisasi keberagamaan, melainkan memfasilitasi substansifikasi orientasi keagamaan mahasiswa, di mana standar keislaman yang substantif semakin sentral dalam menentukan legitimasi otoritas keagamaan. Penelitian ini merekomendasikan agar Pendidikan Agama Islam diarahkan pada penguatan literasi digital keagamaan dan kemampuan evaluasi kritis mahasiswa dalam menilai otoritas keagamaan di ruang digital.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | orientasi keagamaan mahasiswa, lanskap Pendidikan Agama Islam digital, dinamika ketokohan habib | ||||||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.3 Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam, Sekolah Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 370 Education/Pendidikan |
||||||||||||
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Pascasarjana | ||||||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 07:39 | ||||||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 07:39 | ||||||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20272 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
