Layana, Lulu Dwi (2026) Tinjauan Hukum Islam Terhadap Kerjasama Anak Buah Kapal (Abk) Dengan Juragan Kapal (Studi Kasus Di Kabupaten Batang). Undergraduate Thesis thesis, UIN. K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
10222035_Cover_Bab I & Bab V.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
10222035_FullText.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
10222035_LampiranSkripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (736kB) |
Abstract
Dalam hukum Islam di kenal kerjasama yang menggunakan sistem bagi hasil, sistem tersebut ialah bagian dalam bentuk kerjasama antara penyedia modal dan pengelola modal. Pada masyarakat di Desa Klidang Lor Batang telah terjadi praktik bagi hasil antara pemilik kapal dengan anak buah kapal. Kerjasama hanya dilakukan secara lisan dan rasa kepercayaan saja. Sistem bagi hasil antara juragan kapal dengan anak buah kapal tidak sesuai dengan kesepakatan awal, karena pemilik kapal merasa perahu dan alat-alat yang bekerja dalam kapal harus memperoleh bagian dan segala jenis kerusakan pada kapal ditanggung oleh anak buah kapal sehingga anak buah kapal merasa dirugikan oleh juragan kapal. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan juragan kapal (Pak Sutrisno) dan anak buah kapal di Desa Klidang Lor Batang. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan menggunakan teori Musyarakah sebagai analisis. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa kerjasama ABK dan Juragan Kapal di Kabupaten Batang secara formal sah melalui akad lisan, namun secara substansi terdapat pergeseran dari akad Mudharabah menjadi Musyarakah (syirkah inan) yang menyimpang. Hal ini disebabkan adanya pembebanan resiko kerugian operasional kepada ABK sebagai utang, yang mencederai prinsip keadilan dalam hukum Islam karena ABK harus menanggung resiko harta sedangkan ABK hanya menyumbangkan tenaganya. Penyelesaian sengketa dilakukan melalui mekanisme perdamaian secara kekeluargaan. Penyelesaian ini masih menempatkan ABK pada posisi yang lemah karena ketiadaan kontrak tertulis (kitabah).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | ABK, Juragan Kapal, Musyarakah, Bagi Hasil, Hukum Islam | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 07:11 | ||||||||
| Last Modified: | 14 Oct 2026 07:11 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20332 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
