Al Isna, Yuavyn Fadil (2026) Implementasi Fatwa DSN-MUI NO. 108/DSN-MUI/X/2016 Tentang Pedoman Penyelengaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syari’ah di Hotel Syariah Pemalang. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
10222129_Bab I dan Bab V.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
10222129_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
10222129_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (867kB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji implementasi Fatwa DSN-MUI Nomor 108/DSN-MUI/X/2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syari'ah pada dua akomodasi dengan model tata kelola berbeda di Kabupaten Pemalang, yaitu Grand Royal Syariah Hotel (manajemen lokal) dan OYO Wisma Gading Syariah Pemalang (manajemen berjejaring). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan (gap) antara idealitas regulasi normatif fatwa dengan realitas operasional di lapangan, khususnya terkait belum terpenuhinya aspek struktural akomodasi syariah. Jenis penelitian ini adalah penelitian Yuridis Empiris (field research) kualitatif dengan pendekatan Perundang - undangan menggunakan Teori Efektivitas Hukum Soerjono Soekanto sebagai pisau analisis. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa aspek eksternal kepatuhan syariah yang langsung terlihat oleh tamu—seperti seleksi identitas non-mahram, peniadaan hiburan maksiat, fasilitas ibadah, dan busana muslim karyawan—telah diterapkan dengan baik oleh kedua hotel. Namun, kepatuhan syariah struktural yang fundamental belum terpenuhi, mencakup ketiadaan sertifikasi halal dapur dari MUI, belum totalnya transisi ke keuangan syariah, serta absennya Dewan Pengawas Syariah (DPS). Berdasarkan teori sosiologi hukum Soerjono Soekanto, kepatuhan Grand Royal Syariah Hotel berada pada tingkat identification dan OYO Wisma Gading Syariah Pemalang pada tingkat compliance, sehingga belum ada yang mencapai tahap internalization. Faktor penentu keberhasilan penerapan ini adalah religiusitas lokal dan komitmen pengelola, sementara hambatannya meliputi keterbatasan SDM, mahalnya biaya sertifikasi halal, dan lemahnya regulasi pariwisata daerah. Penelitian merekomendasikan prioritas utama pada pembentukan DPS formal dan percepatan sertifikasi halal pangan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Fatwa DSN-MUI, Hotel Syariah, Kepatuhan Hukum, Pariwisata Syariah, Pemalang | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 07:48 | ||||||||
| Last Modified: | 19 Oct 2026 07:48 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20363 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
