Pembentukan Kedisiplinan Murid Di Ma Salafiyah Syafi'iyah Proto Kedungwuni Pekalongan Dalam Program Tahfidzul Qur’an One Day Four Ayats

ULFA, MARIA (2026) Pembentukan Kedisiplinan Murid Di Ma Salafiyah Syafi'iyah Proto Kedungwuni Pekalongan Dalam Program Tahfidzul Qur’an One Day Four Ayats. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
2119249_COVER_BAB I & V.pdf

Download (2MB)
[img] Text
2119249_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
2119249_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Kedisiplinan murid dalam menghafal Al-Qur'an masih menjadi persoalan. Sebagian murid cenderung malas dan menunda hafalan, terutama murid non-pondok yang pengawasannya di luar jam sekolah sulit dijangkau. MA Salafiyah Syafi'iyah Proto Kedungwuni Pekalongan menyelenggarakan program Tahfidzul Qur'an One Day Four Ayats sejak 2015. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana penerapan program tersebut dan bagaimana proses pembentukan kedisiplinan murid di dalamnya. Tujuannya adalah mengidentifikasi penerapan program dan menganalisis proses pembentukan kedisiplinan murid. Penelitian kualitatif lapangan bersifat deskriptif ini melibatkan empat informan yang dipilih secara purposive: pengelola, guru pembimbing, dan dua murid (pondok dan non-pondok). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, diuji dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program berjalan dengan target minimal empat ayat per hari melalui metode sorogan, diikuti 80 murid dengan enam pembimbing. Evaluasi memakai buku setoran, dan murid yang belum mencapai target dibina tanpa sanksi. Pelaporan berkala belum ada. Kedisiplinan waktu, belajar, ibadah, dan sikap terbentuk melalui pembiasaan, pendampingan guru, serta dukungan teman dan keluarga, disertai tumbuhnya kesadaran diri. Murid pondok terkendala kelelahan dan kebiasaan mengobrol, sedangkan murid non-pondok terkendala gawai dan pembagian waktu. Simpulan penelitian ini adalah bahwa program berjalan terencana, tetapi dokumentasinya belum tertib. Program ini membentuk kedisiplinan murid melalui pembiasaan, dengan faktor pendukung dan penghambat yang berbeda antara murid pondok dan non-pondok.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorFahmy, Ahmad Faridh RickyUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: kedisiplinan murid, tahfidzul Qur'an, One Day Four Ayats, pembiasaan
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.3 Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam, Sekolah Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 370 Education/Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: UIN Gus Dur Ftik
Date Deposited: 23 Oct 2026 03:47
Last Modified: 23 Oct 2026 03:47
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20415

Actions (login required)

View Item View Item