Peran Tokoh Agama Dalam Menginternalisasi Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Sosial Keagamaan Di Desa Linggoasri Kabupaten Pekalongan

Hadyansyah, Arkan (2026) Peran Tokoh Agama Dalam Menginternalisasi Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Sosial Keagamaan Di Desa Linggoasri Kabupaten Pekalongan. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
20122214_Cover_Bab I & Bab V.pdf

Download (3MB)
[img] Text
20122214_Fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)
[img] Text
20122214_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran tokoh agama dalam menjaga kerukunan masyarakat yang hidup dalam keberagaman agama, khususnya di Desa Linggoasri, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tokoh agama dalam menginternalisasikan nilai toleransi melalui pendidikan sosial keagamaan serta mendeskripsikan sikap masyarakat terhadap nilai toleransi yang diinternalisasikan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus instrumental dan deskriptif. Data diperoleh dari sepuluh informan yang dipilih secara purposif, terdiri atas tokoh agama Islam dan Hindu, perangkat desa, tokoh pemuda, serta masyarakat Islam dan Hindu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama Islam dan Hindu menjalankan lima peran strategis, yaitu sebagai pendidik, motivator, mediator, teladan, dan pemimpin sosial. Peran tersebut diwujudkan melalui pengajian, yasinan, pembinaan keagamaan dan kepemudaan, penyuluhan, dialog serta musyawarah lintas agama, kerja bakti, dan kegiatan sosial bersama. Proses internalisasi berlangsung melalui tahap transformasi nilai berupa penyampaian pengetahuan dan pemahaman tentang toleransi, transaksi nilai melalui komunikasi serta interaksi timbal balik, dan transinternalisasi nilai melalui keteladanan, pembiasaan, serta pengalaman sosial bersama. Masyarakat menyikapi nilai toleransi secara positif, yang terlihat pada penilaian bahwa toleransi membawa kerukunan dan ketenteraman, kuatnya dukungan norma sosial, keyakinan masyarakat dalam mengelola perbedaan, niat mempertahankan hubungan baik, dan perilaku nyata berupa penghormatan terhadap pelaksanaan ibadah, gotong royong tanpa membedakan agama, kepedulian kepada warga yang mengalami musibah, serta penyelesaian persoalan melalui komunikasi dan musyawarah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan sosial keagamaan yang dilaksanakan secara kontekstual, berkelanjutan, dan disertai keteladanan tokoh agama mampu menjadikan toleransi tidak berhenti sebagai pengetahuan normatif, tetapi berkembang menjadi toleransi aktif yang menopang solidaritas dan keharmonisan masyarakat Desa Linggoasri tanpa mencampuradukkan akidah dan praktik ibadah masing-masing.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSusanto, Nanang HasanUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: tokoh agama; internalisasi nilai; toleransi; pendidikan sosial keagamaan
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.3 Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam, Sekolah Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 370 Education/Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: UIN Gus Dur Ftik
Date Deposited: 23 Oct 2026 02:49
Last Modified: 23 Oct 2026 02:49
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20435

Actions (login required)

View Item View Item