Implikasi Perubahan Status Badan Hukum Pada Badan Usaha Milik Desa Kandeman Manunggal Makmur Pasca Pasal 117 Undang-Undang Cipta Kerja

QODIMA, AURELL ZANETTA (2026) Implikasi Perubahan Status Badan Hukum Pada Badan Usaha Milik Desa Kandeman Manunggal Makmur Pasca Pasal 117 Undang-Undang Cipta Kerja. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
10322056_Bab I dan Bab V.pdf

Download (983kB)
[img] Text
10322056_Full_Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
10322056_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (818kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Lahirnya Pasal 117 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja menegaskan kedudukan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Lahirnya Pasal 117 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja memberikan kepastian status hukum tersendiri bagi BUM Desa untuk bertindak atas namanya sendiri dalam hubungan keperdataan, akses permodalans, serta pengelolaan potensi desa secara akuntabel. Perubahan pengaturan tersebut membawa konsekuensi hukum terhadap tata kelola, pengembangan usaha, serta penyelenggaraan desa.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris (empirical-legal research) dengan pendekatan studi kasus. Sumber data terdiri atas data primer (wawancara dengan Kepala Desa Kandeman, Direktur BUM Desa Manunggal Makmur, dan Dispermades Kabupaten Batang) serta data sekunder (bahan hukum primer dan sekunder). Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan kerangka Teori Legalitas menueut Lon L. Fuller dan prinsip Good Governance.Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUM Desa Kandeman Manunggal Makmur telah memperoleh status badan hukum berdasarkan Sertifikat Pendaftaran Pendirian Nomor AHU-13691.AH.01.33 Tahun 2025 setelah sebelumnya mengalami kendala administratif dalam proses pendaftaran sejak tahun 2022 serta kevakuman akibat perubahan kepengurusan yang menyebabkan hambatan pada proses penyerapan dana desa 20 % untuk program ketahanan pangan. Dari aspek implikasi hukum, status badan hukum memberikan kepastian hukum berupa pemisahan kekayaan BUM Desa dari APBDes. Namun, secara empiris BUM Desa masih berada pada tahap perintisan kembali (growing stage) dengan fokus pada unit peternakan ayam arab dan bebek petelur, sehingga kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) belum optimal dan standar akuntansi teknis masih memerlukan pembenahan.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorLuluardi, Yunas DertaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: BUM Desa, Badan Hukum, UU Cipta Kerja, Desa, Good Governance.
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X6.2 Politik Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 342 Constitutional and Administrative Law/Hukum Tata Negara
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Tata Negara
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 23 Oct 2026 03:39
Last Modified: 23 Oct 2026 03:39
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20459

Actions (login required)

View Item View Item