Praktik Nikah Siri Turun Temurun dalam Satu Keluarga di Dusun Posongan Purwoharjo Kabupaten Pemalang

Mirzadevi, Sevilla (2026) Praktik Nikah Siri Turun Temurun dalam Satu Keluarga di Dusun Posongan Purwoharjo Kabupaten Pemalang. Undergraduate Thesis thesis, UIN. K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
10122105_Bab I dan Bab V.pdf

Download (2MB)
[img] Text
10122105_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
10122105_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: http://perpustakaan.uingudur.ac.id/

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik nikah siri yang berlangsung secara turun-temurun dalam satu keluarga di Dusun Posongan, Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang. Keberlangsungan praktik tersebut pada beberapa generasi menjadi fenomena yang menarik untuk dikaji, terutama berkaitan dengan motivasi, dampak, dan alasan praktik tersebut terus dilakukan dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi dan dampak praktik nikah siri secara turun-temurun dalam satu keluarga serta menganalisis keberlangsungannya berdasarkan Teori Tindakan Sosial Max Weber. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan menggunakan metode kualitatif. Data primer diperoleh secara langsung melalui wawancara dengan para informan yang berkaitan dengan permasalahan penelitian. Data sekunder diperoleh melalui telaah kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, Kompilasi Hukum Islam, buku, jurnal, dan literatur lain yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik nikah siri dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menyederhanakan proses perkawinan, keterbatasan ekonomi, pekerjaan yang tidak menentu, kehamilan di luar nikah, kebutuhan akan pendamping hidup, serta persoalan dalam hubungan rumah tangga. Dampak positif yang dirasakan informan terutama berkaitan dengan kemudahan dan kecepatan dalam melangsungkan perkawinan. Sementara itu, dampak negatifnya meliputi persoalan ekonomi dan nafkah, ketidakharmonisan rumah tangga, perselisihan antaranggota keluarga, kurang dekatnya hubungan orang tua dan anak, serta ketidakpastian perlindungan hukum akibat perkawinan yang tidak tercatat. Berdasarkan Teori Tindakan Sosial Max Weber, keberlangsungan praktik nikah siri dalam keluarga tersebut dapat dipahami melalui pertimbangan individu dalam mencapai tujuan tertentu, dorongan emosional, dan kebiasaan yang diwariskan antargenerasi. Tindakan tradisional membantu menjelaskan keberlangsungan praktik tersebut karena kebiasaan nikah siri yang telah dikenal dalam keluarga turut membentuk pemahaman dan penerimaan generasi berikutnya. Meskipun demikian, keputusan setiap informan juga dipengaruhi oleh kondisi dan alasan pribadi yang berbeda.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorAbadi, Khafid198804282019031013UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Nikah Siri, Teori Tindakan Sosial, Turun Temurun
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 26 Oct 2026 02:46
Last Modified: 26 Oct 2026 02:46
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20464

Actions (login required)

View Item View Item