Solikhah, Mutiara Insani (2026) Analisis Pembiayaan Griya Ib Hasanah Dengan Akad Murabahah Dalam Perspektif Kitab Fathul Qarib Al-Mujib (Studi Kasus : Bank Syariah Indonesia Cabang Brebes). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
40222048_COVER, BAB I & BAB V.pdf Download (706kB) |
|
|
Text
40222048_FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
40222048_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (375kB) |
Abstract
Pembiayaan KPR Syariah menggunakan akad murabahah menjadi salah satu produk unggulan Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian yang layak dan bebas dari unsur riba, gharar, serta tadlis. Namun, kesesuaian praktik akad murabahah pada produk KPR Syariah di lapangan dengan kaidah fikih klasik masih perlu dikaji, khususnya berdasarkan rukun dan syarat murabahah yang dirumuskan dalam kitab Fathul Qarib Al-Mujib. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi praktik pembiayaan KPR Syariah dengan akad murabahah di BSI KCP Brebes A. Yani 1 berdasarkan kitab Fathul Qarib Al-Mujib, serta menganalisis dampak relevansi tersebut terhadap nilai keadilan dan kemaslahatan bagi bank maupun nasabah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan staf dan lima nasabah KPR Griya di BSI KCP Brebes A. Yani 1, kemudian dianalisis menggunakan kaidah fikih klasik dalam kitab FathulQarib Al-Mujib serta Fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) tentang murabahah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rukun dan syarat akad murabahah pada praktik pembiayaan KPR Syariah secara umum telah sesuai dengan Kitab Fathul Qarib Al-Mujib. Satu ketidaksesuaian ditemukan pada aspek kepemilikan penuh objek akad, karena bank menguasai objek melalui akad wakalah, bukan penguasaan fisik langsung (qabdh haqiqi); ketidaksesuaian ini tetap dibenarkan berdasarkan Fatwa DSN-MUI tentang Murabahah. Dari sisi keadilan, praktik ini dinilai adil oleh kedua belah pihak: nasabah memperoleh transparansi informasi mengenai harga pokok dan margin sejak awal akad, sementara bank memperoleh kepastian kelayakan dan itikad baik nasabah melalui prosedur analisis yang berjalan konsisten. Dari sisi kemaslahatan, nasabah memperoleh akses kepemilikan rumah tanpa harus mengorbankan hartanya sekaligus (hifdz al-mal), sedangkan bank memperoleh kemaslahatan berupa terjaganya kepercayaan nasabah dan keberlangsungan penyaluran pembiayaan dalam jangka panjang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Akad Murabahah, KPR Syariah, Fathul Qarib Al-Mujib, Bank Syariah Indonesia, Fatwa DSN-MUI | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.27 Bank Islam, Baitul Mal Wat Tamlil 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 330 Economics (Ilmu Ekonomi) > 332.1 Banks/Bank, Perbankan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Prodi Perbankan Syariah | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Febi | ||||||||
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 08:07 | ||||||||
| Last Modified: | 23 Oct 2026 08:07 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20488 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
