Analisis Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Moral Hazard Nasabah Dalam Penundaan Pembayaran Pembiyaan Murabahah Pada Koperasi Nusa Berlian Kajen

APRIYANTO, REDO (2026) Analisis Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Moral Hazard Nasabah Dalam Penundaan Pembayaran Pembiyaan Murabahah Pada Koperasi Nusa Berlian Kajen. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
10222047_BAB 1 & BAB 5.pdf

Download (1MB)
[img] Text
10222047_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
10222047_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (400kB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Penundaan pembayaran angsuran oleh nasabah dapat mengganggu perputaran dana dan kesehatan keuangan lembaga keuangan syariah. Dalam Hukum Ekonomi Syariah, penundaan pembayaran utang oleh pihak yang mampu dipandang sebagai kezaliman, sedangkan pihak yang kesulitan wajib diberi kelonggaran. Persoalan ini ditemukan di Koperasi Nusa Berlian Kajen, ketika dua nasabah pembiayaan murabahah terlambat membayar angsuran padahal usahanya masih berjalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik penundaan pembayaran, mengidentifikasi faktor penyebab moral hazard, dan menganalisis perilaku tersebut menurut Hukum Ekonomi Syariah. Hasilnya diharapkan memperkaya kajian moral hazard nasabah dan menjadi bahan evaluasi bagi koperasi dalam memperkuat pengawasan pembiayaan. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan di Koperasi Nusa Berlian Kajen. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan bagian marketing koperasi dan dua nasabah yang terlambat membayar, serta observasi dan dokumentasi. Data sekunder berasal dari Al-Qur’an, hadis, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, fatwa DSN-MUI, buku, dan jurnal ilmiah. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan teori keabsahan akad murabahah, teori moral hazard, teori larangan menunda pembayaran utang, dan teori force majeure. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan terjadi setelah akad disepakati dan pembiayaan dicairkan, dan koperasi menanganinya melalui komunikasi dan penagihan secara kekeluargaan. Faktor yang melatarbelakangi moral hazard berasal dari internal nasabah, yaitu kemampuan mengelola pendapatan, ketepatan menentukan prioritas dana, serta karakter dan itikad memenuhi akad, dan dari eksternal, yaitu pengawasan koperasi setelah pembiayaan yang masih perlu diperkuat. Menurut Hukum Ekonomi Syariah, penundaan yang disengaja oleh nasabah mampu termasuk mathlul ghani, yaitu kezaliman yang bertentangan dengan amanah dan kewajiban memenuhi akad, sehingga dapat dikenai sanksi ta’zir sesuai Fatwa DSN-MUI Nomor 17/DSN-MUI/IX/2000. Nasabah RM menunjukkan indikasi moral hazard, sedangkan nasabah MY belum terbukti karena keterlambatannya berkaitan dengan kebutuhan keluarga sehingga perlu diberi kelonggaran.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
UNSPECIFIEDFakhrina, AgusUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Thesis advisorUNSPECIFIEDUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Moral Hazard, Pembiayaan Murabahah, Penundaan Pembayaran, Hukum Ekonomi Syariah, Koperasi Syariah.
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 26 Oct 2026 04:02
Last Modified: 26 Oct 2026 04:02
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20539

Actions (login required)

View Item View Item