Fadilah, Uswatun (2026) Implementasi Sentra Bahan Alam dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia Dini di PAUD Buana Kids Sekolah Albiruni Kabupaten Tegal. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
2421040_COVER, BAB I & BAB V.pdf Download (497kB) |
|
|
Text
2421040_FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (924kB) |
|
|
Text
2421040_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (682kB) |
Abstract
Perkembangan motorik halus anak memerlukan stimulasi yang tepat agar berkembang secara optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui penerapan model pembelajaran Beyond Centers and Circle Time (BCCT) atau pembelajaran sentra, khususnya sentra bahan alam yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan motorik halus melalui berbagai aktivitas bermain sensori motor. PAUD Buana Kids Sekolah Albiruni Kabupaten Tegal dipilih sebagai lokasi penelitian karena telah menerapkan model pembelajaran sentra dengan mengadopsi metode BCCT dari Sekolah Al-Falah Jakarta Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi sentra bahan alam dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini di PAUD Buana Kids Sekolah Albiruni Kabupaten Tegal, perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun di PAUD Buana Kids, serta faktor pendukung dan penghambat implementasinya dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini di PAUD Buana Kids Sekolah Albiruni Kabupaten Tegal. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data primer diperoleh dari kepala sekolah, guru sentra bahan alam, dan siswa TK A. Sedangkan sumber data sekunder berasal dari artikel dan dokumen sekolah. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sentra bahan alam di PAUD Buana Kids Sekolah Albiruni Kabupaten Tegal dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu pijakan lingkungan, pijakan sebelum main, pijakan saat main, dan pijakan setelah main. Pada setiap tahapan, guru melakukan perencanaan pembelajaran, menyiapkan alat dan bahan sesuai tahap perkembangan anak, memberikan arahan sebelum bermain, mengamati perkembangan anak selama bermain, kemudian melakukan kegiatan recalling. Perkembangan motorik halus sebagian besar siswa TK A telah berkembang sesuai dengan STPPA usia 4-5 tahun. Hal ini diperkuat oleh hasil dokumentasi yang menunjukkan bahwa dari 21 siswa, sebanyak 15 siswa berada pada kategori Biru (B) dan 6 siswa pada kategori Hijau (H), sehingga sebagian besar anak telah mencapai perkembangan motorik halus sesuai tahap usianya. Faktor pendukung implementasi sentra bahan alam meliputi ketersediaan media pembelajaran, pelatihan dan pendampingan guru, serta kerja sama antara guru dan orang tua. Adapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu pembelajaran.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Motorik Halus, Sentra Bahan Alam, Anak | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.321 Bustanul Atfal 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 372.21 Pre School/Pendidikan Pra Sekolah |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Ftik | ||||||||
| Date Deposited: | 27 Oct 2026 07:40 | ||||||||
| Last Modified: | 27 Oct 2026 07:40 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20566 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
