Implementasi Pembelajaran Eksperimen Sains Membuat Oobleck Untuk Mengembangkan Motorik Halus Pada Anak Usia 4-5 Tahun Di RA Muslimat NU Delegtukang Wiradesa

Oktavirani, Oktavirani (2026) Implementasi Pembelajaran Eksperimen Sains Membuat Oobleck Untuk Mengembangkan Motorik Halus Pada Anak Usia 4-5 Tahun Di RA Muslimat NU Delegtukang Wiradesa. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
20422016_BAB 1 & BAB 5.pdf

Download (1MB)
[img] Text
20422016_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
20422016_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Keterampilan motorik halus merupakan salah satu aspek perkembangan yang penting bagi anak usia dini, terutama dalam kemampuan menggunakan jari-jari tangan, kekuatan otot tangan, serta koordinasi mata dan tangan. Namun, berdasarkan hasil observasi di RA Muslimat NU Delegtukang Wiradesa, perkembangan motorik halus anak usia 4–5 tahun belum sepenuhnya optimal. Kegiatan pembelajaran yang diberikan masih banyak didominasi oleh aktivitas mewarnai, menulis, menebali, dan menggambar, sehingga diperlukan kegiatan yang lebih bervariasi, konkret, menyenangkan, dan memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi secara langsung. Salah satu kegiatan yang dapat digunakan adalah eksperimen sains membuat Oobleck. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran eksperimen sains dengan membuat Oobleck dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak usia 4–5 tahun serta mengetahui kendala dan solusi dalam pelaksanaannya di RA Muslimat NU Delegtukang Wiradesa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membuat Oobleck mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan stimulasi motorik halus anak usia 4-5 tahun melalui aktivitas mengambil, menuangkan, mencampur, mengaduk, meremas, menekan, dan membentuk Oobleck. Aktivitas tersebut memberikan stimulasi terhadap koordinasi mata dan tangan, kelenturan jari, kekuatan otot tangan, serta kemampuan anak dalam memanipulasi benda. Dengan adanya perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi membuat pembelajaran semakin terstruktur dikelas. Dalam pelaksanaannya ada beberapa kendala, yaitu keterbatasan ruang kelas, minimnya pengetahuan guru mengenai eksperimen sains, serta keterbatasan guru dalam mengawasi anak selama praktik. Solusi yang dilakukan dan direncanakan meliputi penataan ruang secara efektif, pembagian anak dalam kelompok kecil, pemberian instruksi yang jelas, penambahan guru pendamping, serta peningkatan pengetahuan guru mengenai berbagai kegiatan eksperimen sains yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorHayudinna, Hafizah GhaniUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Eksperimen Sains, Oobleck, Motorik Halus, Anak Usia 4–5 Tahun
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.321 Bustanul Atfal
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 372.21 Pre School/Pendidikan Pra Sekolah
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Depositing User: UIN Gus Dur Ftik
Date Deposited: 26 Oct 2026 04:21
Last Modified: 26 Oct 2026 04:21
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20602

Actions (login required)

View Item View Item