Perjanjian Franchise pada Bisnis Kuliner (Studi pada Outlet “Mafia Gedang” Kedungwuni)

Al Firdaus, Syaftha Tarisa (2026) Perjanjian Franchise pada Bisnis Kuliner (Studi pada Outlet “Mafia Gedang” Kedungwuni). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
1219063_Bab I dan Bab V.pdf

Download (2MB)
[img] Text
1219063_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text
1219063_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (694kB)
Official URL: http://perpustakaan.uingudur.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan perjanjian waralaba pada Franchise Mafia Gedang Pekalongan serta mengkaji upaya penyelesaian yang ditempuh apabila terjadi wanprestasi dalam pelaksanaan perjanjian tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepastian hukum dalam hubungan antara pemberi waralaba (franchisor) dan penerima waralaba (franchisee), mengingat perjanjian waralaba memuat hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh kedua belah pihak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan isi perjanjian. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak franchisor, franchisee, dan karyawan Franchise Mafia Gedang Pekalongan, serta didukung oleh studi kepustakaan yang meliputi peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, dan dokumen yang berkaitan dengan waralaba. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perjanjian waralaba pada Franchise Mafia Gedang Pekalongan telah dilaksanakan berdasarkan perjanjian tertulis yang mengatur hak dan kewajiban para pihak. Franchisor memberikan hak penggunaan merek, standar operasional prosedur (SOP), pelatihan, sistem manajemen, serta pengawasan terhadap operasional usaha. Sementara itu, franchisee berkewajiban menjalankan usaha sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh franchisor. Apabila terjadi wanprestasi, penyelesaian sengketa pada tahap awal diupayakan melalui musyawarah atau negosiasi untuk mencapai kesepakatan bersama. Apabila upaya tersebut tidak berhasil, penyelesaian sengketa dilakukan sesuai dengan mekanisme yang telah disepakati dalam perjanjian waralaba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perjanjian waralaba pada Franchise Mafia Gedang Pekalongan telah mencerminkan hubungan hukum yang saling mengikat antara franchisor dan franchisee sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kejelasan mengenai hak, kewajiban, dan mekanisme penyelesaian sengketa dalam perjanjian menjadi faktor penting dalam mewujudkan kepastian hukum serta menjaga keberlangsungan hubungan kerja sama para pihak.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorInayati, Aninidya Aryu199012192019032009UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Perjanjian Waralaba, Franchise, Mafia Gedang, Wanprestasi, Kepastian Hukum
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Prodi Ekonomi Syariah
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 30 Oct 2026 03:01
Last Modified: 30 Oct 2026 03:01
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20656

Actions (login required)

View Item View Item