Pengukuran Arah Kiblat Metode Qibla Rulers dengan bayangan Bulan (Studi Pengukuran Arah Kiblat di Desa Jrebengkembang Kecamatan Karangdadap)

Salam, Abdullah (2026) Pengukuran Arah Kiblat Metode Qibla Rulers dengan bayangan Bulan (Studi Pengukuran Arah Kiblat di Desa Jrebengkembang Kecamatan Karangdadap). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
10122114_COVER, BAB I & BAB V.pdf

Download (899kB)
[img] Text
10122114_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
10122114_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (433kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Penentuan arah kiblat selama ini banyak dilakukan dengan memanfaatkan posisi Matahari. Kondisi tersebut membuat metode pengukuran yang menggunakan bayangan lebih mudah diterapkan pada siang hari, sedangkan pada malam hari penggunaannya menjadi terbatas. Padahal, menghadap kiblat merupakan ketentuan yang tetap berlaku ketika salat dilaksanakan pada malam hari. Atas dasar itu, penelitian ini mengembangkan metode Qibla Rulers dengan memanfaatkan bayangan Bulan sebagai objek pengamatan. Penelitian ini berfokus pada penerapan metode tersebut serta tingkat akurasinya apabila dibandingkan dengan Qibla Rulers Matahari dan teodolit, termasuk kesesuaiannya dengan batas toleransi arah kiblat menurut kajian fikih dan astronomi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang dilaksanakan melalui penelitian lapangan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan komparatif. Pengukuran dilakukan sebanyak enam kali di Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan. Dalam pelaksanaannya, posisi Bulan ditentukan menggunakan algoritma Irsyadul Murid dan hasil perhitungannya dimasukkan ke dalam algoritma Qibla Rulers. Instrumen yang digunakan juga mengalami pengembangan dengan menambahkan laser hijau sehingga menjadi Qibla Rulers Laser. Penambahan laser diperlukan untuk membantu pembidikan karena bayangan yang dihasilkan oleh gnomon dari cahaya Bulan relatif samar. Penilaian hasil pengukuran mengacu pada klasifikasi akurasi Slamet Hambali, batas toleransi ±2° dari Thomas Djamaluddin, serta konsep ihtiyāṭ al-qiblah yang dikemukakan Ma’rufin Sudibyo. Hasil pengukuran menunjukkan adanya selisih antara Qibla Rulers Laser dan Qibla Rulers Matahari sebesar 0°00’00” sampai 1°43’06,09”, dengan rata-rata 1°10’38,85”. Sementara itu, perbandingan dengan teodolit menghasilkan selisih antara 0°00’00” hingga 1°17’20,18” dan rata-rata 0°44’24”. Jika mengacu pada klasifikasi Slamet Hambali, dua dari dua belas hasil perbandingan termasuk kategori sangat akurat, sedangkan sepuluh lainnya berada pada kategori kurang akurat. Tidak terdapat hasil yang masuk kategori tidak akurat. Seluruh hasil pengukuran masih berada dalam batas toleransi ±2° yang digunakan Thomas Djamaluddin. Namun, berdasarkan batas ihtiyāṭ al-qiblah Ma’rufin Sudibyo sebesar 0°24’0,15”, hanya dua hasil yang memenuhi batas tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa Qibla Rulers Laser dapat digunakan sebagai alternatif pengukuran arah kiblat pada malam hari, meskipun pelaksanaannya tetap membutuhkan kondisi pengamatan yang mendukung serta ketelitian dalam setiap tahap pengukuran.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorAzmi, Muhammad FaridUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Qibla Rulers Laser, arah kiblat, bayangan Bulan, akurasi, toleransi kiblat
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 27 Oct 2026 08:29
Last Modified: 27 Oct 2026 08:29
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20658

Actions (login required)

View Item View Item