Pembiasaan Berbahasa Jawa Krama Dalam Menguatkan Karakter Sopan Santun Siswa di MI Walisongo Kwayangan Pekalongan

Fatkhilatunnisa’, Fatkhilatunnisa’ (2026) Pembiasaan Berbahasa Jawa Krama Dalam Menguatkan Karakter Sopan Santun Siswa di MI Walisongo Kwayangan Pekalongan. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
20322182_COVER, BAB I & BAB V.pdf

Download (757kB)
[img] Text
20322182_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (991kB)
[img] Text
20322182_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (431kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Penggunaan bahasa Jawa krama di kalangan siswa semakin menurun, padahal bahasa tersebut memuat nilai unggah-ungguh yang berperan dalam membentuk karakter sopan santun. Untuk menghadapi kondisi ini, MI Walisongo Kwayangan melaksanakan program pembiasaan berbahasa Jawa krama setiap hari Kamis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan program tersebut, mengetahui kendala yang dihadapi, dan menganalisis dampak positifnya dalam penguatan karakter sopan santun siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kepala sekolah, guru kelas V, dan siswa kelas V, observasi di kelas V, serta dokumentasi. Data dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan dilatarbelakangi upaya membentuk karakter siswa yang beretika dan menghormati guru serta orang tua, dengan aturan berupa pembiasaan yang konsisten tanpa sanksi berat. Pelaksanaan dilakukan setiap hari Kamis pada jam istirahat, saat siswa bertemu guru, dan di dalam kelas, dengan guru memberi teladan dan meluruskan penggunaan ngoko. Evaluasi dilakukan setiap hari Kamis melalui pengamatan guru dengan teguran halus tanpa hukuman. Kendala yang dihadapi meliputi pengaruh lingkungan luar sekolah dan pergaulan di rumah, waktu siswa di sekolah yang terbatas, kosakata krama siswa yang masih terbatas, serta pengaruh gadget dan budaya luar. Program ini berdampak positif terhadap karakter sopan santun siswa, yang tampak dari kebiasaan menyapa dengan ungkapan nuwun sewu dan amit, menggunakan kata kula dan panjenengan, meminta maaf dengan santun, tidak memotong pembicaraan guru, serta menundukkan badan ketika berjalan di depan orang yang lebih tua. Perubahan ini lebih menonjol pada siswa kelas II sampai VI, sedangkan siswa kelas I masih menyesuaikan diri dan sebagian siswa masih mencampur bahasa Jawa krama dengan bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan agar sekolah mempertahankan program dengan aturan dan jadwal yang lebih jelas serta memberi perhatian khusus kepada siswa kelas I, guru terus memberi teladan dan memperkaya kosakata krama secara bertahap, orang tua membiasakan bahasa yang santun di rumah dan mengawasi penggunaan gadget, serta peneliti selanjutnya mengkaji dampak jangka panjang dengan melibatkan orang tua sebagai informan.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorPrabowo, Dimas SetiajiUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pembiasaan, bahasa Jawa krama, karakter sopan santun, MI Walisongo Kwayangan
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.322 Madrasah Ibtidaiyah
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 372 Elementary Education/Pendidikan Dasar
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: UIN Gus Dur Ftik
Date Deposited: 27 Oct 2026 06:51
Last Modified: 27 Oct 2026 06:51
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20685

Actions (login required)

View Item View Item