Rasyigqi, Aibyar (2026) Rekayasa Harga dalam Penjualan Online di TikTok Shop Perspektif Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
10222008_Cover_Bab I dan Bab V.pdf Download (461kB) |
|
|
Text
10222008_Full Text.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
18 LAMPIRAN(2).pdf Download (78kB) |
Abstract
ABSTRAK Aibyar Rasyigqi 2026. Rekayasa Harga dalam Penjualan Online di TikTok Shop Perspektif Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah. Skripsi, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Dra. Rita Rahmawati, M.Pd. Perkembangan perdagangan digital melalui TikTok Shop memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi jual beli, tetapi juga menimbulkan persoalan terkait transparansi informasi harga. Salah satu persoalan tersebut adalah rekayasa harga yang dapat memengaruhi persepsi dan keputusan konsumen dalam melakukan pembelian. Praktik tersebut dapat ditemukan dalam berbagai bentuk, seperti fake discount, predatory pricing, artificial scarcity, dan pemberian voucher dengan syarat tersembunyi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya rekayasa harga dalam penjualan online di TikTok Shop serta mengkaji praktik tersebut berdasarkan perspektif Kompilasi Hukum onomi Syariah (KHES). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis-normatif dengan pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Sumber bahan hukum berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Bahan hukum primer meliputi KHES dan peraturan terkait, sedangkan bahan hukum sekunder mencakup buku, jurnal ilmiah, serta literatur yang relevan dengan permasalahan penelitian., serta bahan hukum tersier berupa kamus kbbi. Pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi dokumentasi, dengan menggunakan dokumentasi tampilan produk di TikTok Shop sebagai bahan pendukung untuk mengidentifikasi praktik yang diteliti. Analisis dilakukan dengan menghubungkan temuan dokumentasi dan konsep rekayasa harga dengan ketentuan KHES yang relevan menggunakan teknik analisis preskriptif, yaitu memberikan argumentasi dan penilaian hukum mengenai kesesuaian praktik rekayasa harga dengan ketentuan KHES. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat lima faktor yang berpotensi mendorong terjadinya rekayasa harga, yaitu tekanan persaingan harga antarpelaku usaha, motivasi meningkatkan omzet dan keuntungan, ketidakpahaman atau minimnya kesadaran terhadap etika bisnis, tekanan target penjualan dan sistem rating penjual, serta eksploitasi kelemahan psikologis konsumen. Ditinjau dari KHES, penilaian terhadap fake discount, predatory pricing, artificial scarcity, dan voucher dengan syarat tersembunyi perlu memperhatikan asas amanah dan transparansi Penentuan status hukum akad juga harus didasarkan pada terpenuhi atau tidaknya rukun dan syarat akad serta ada atau tidaknya keadaan yang memengaruhi kesepakatan para pihak. Dengan demikian, strategi pemasaran tersebut tidak secara otomatis melanggar KHES atau menyebabkan akad menjadi tidak sah; penilaian hukumnya harus didasarkan pada fakta dan bukti yang relevan. Kata Kunci: Rekayasa harga, TikTok Shop, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah ABSTRACT Aibyar Rasyigqi. 2026. Price Manipulation in Online Sales on TikTok Shop: A Perspective Based on the Compilation of Sharia Economic Law. Undergraduate Thesis, Sharia Economic Law Study Program, Faculty of Sharia, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Dra. Rita Rahmawati, M.Pd. The growth of digital commerce via TikTok Shop has facilitated buying and selling transactions for the public but has also raised issues regarding price transparency. One such issue is price manipulation, which can influence consumer perceptions and purchasing decisions. This practice manifests in various forms, such as fake discounts, predatory pricing, artificial scarcity, and the issuance of vouchers with hidden conditions. Therefore, this study aims to analyze the factors underlying price manipulation in online sales on TikTok Shop and to examine these practices from the perspective of the Compilation of Sharia Economic Law (KHES). This study employs a normative-juridical research method, utilizing both conceptual and statute approaches. The sources of legal material comprise primary, secondary, and tertiary materials. Primary legal materials include the Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) and relevant regulations, while secondary materials encompass books, scholarly journals, and literature pertinent to the research topic. Data collection was conducted through documentary and literature studies, utilizing product display documentation from TikTok Shop as supporting material to identify the practices under investigation. The analysis was performed by correlating the findings from the documentation and the concept of price manipulation with the relevant provisions of the KHES.. Research findings indicate five factors that potentially drive price manipulation: pressure from price competition among business actors; the motivation to increase turnover and profits; a lack of understanding or awareness regarding business ethics; pressure from sales targets and seller rating systems; and the exploitation of consumers' psychological vulnerabilities. From the perspective of the Compendium of Sharia Economic Law (KHES), the assessment of practices such as fake discounts, predatory pricing, artificial scarcity, and vouchers with hidden terms must take into account the principles of trustworthiness and transparency. Furthermore, determining the legal status of a contract must be based on whether the essential elements and conditions of the contract are met and whether there are circumstances affecting the parties' agreement. Consequently, such marketing strategies do not automatically violate the KHES or render a contract invalid; any legal assessment must be grounded in relevant facts and evidence. Keywords: Price manipulation, TikTok Shop, Compilation of Sharia Economic Law;
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Rekayasa harga, TikTok Shop, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 27 Oct 2026 07:26 | ||||||||
| Last Modified: | 27 Oct 2026 07:26 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20687 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
