STUDI KOMPARASI MAKRIFAT DALAM PEMIKIRAN IBNU ATHA’ILLAH AS-SAKANDARI DAN BUYA NURSAMAD KAMBA

Lestari, Minati Fitri (2026) STUDI KOMPARASI MAKRIFAT DALAM PEMIKIRAN IBNU ATHA’ILLAH AS-SAKANDARI DAN BUYA NURSAMAD KAMBA. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
3321008_BAB 1 & BAB 5.pdf

Download (1MB)
[img] Text
3321008_FULL TEXT.pdf

Download (2MB)
[img] Text
3321008_LAMPIRAN.pdf

Download (701kB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Lestari, Minati Fitri. 2026. Studi Komparasi Makrifat Dalam Pemikiran Ibnu Atha’illah As-Sakandari dan Buya Nursamad Kamba. Skripsi Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah. Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Pembimbing: Dr. H. Miftahul Ula, M. Ag. Makrifat menempati posisi sentral dalam khazanah tasawuf sebagai puncak perjalanan spiritual seorang hamba dalam mengenal Allah. Ibnu Atha’illah As-Sakandari dan Buya Nursamad Kamba merupakan dua tokoh yang hidup pada zaman berbeda, namun keduanya memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan konsep makrifat. Ibnu Atha’illah merepresentasikan tasawuf klasik, sedangkan Buya Nursamad Kamba merepresentasikan tasawuf kontemporer di Indonesia. Penelitian ini merumuskan tiga rumusan masalah utama: Pertama, bagaimana konsep makrifat menurut Ibnu Atha’illah As-Sakandari? Kedua, bagaimana konsep makrifat menurut Buya Nursamad Kamba? Ketiga, bagaimana komparasi pemikiran makrifat keduanya? Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan konsep makrifat menurut masing-masing tokoh serta menganalisis perbandingan pemikiran mereka, sehingga dapat ditemukan titik temu dan perbedaannya. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data primer berasal dari kitab Al-Hikam dan buku Mencintai Allah Secara Merdeka. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, kemudian dianalisis dengan analisis isi (content analysis) dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Atha’illah memaknai makrifat sebagai penyaksian batin setelah hati disucikan. Makrifat ditempuh melalui enam tahapan, yaitu al-Juhd, Ihtiraq al-Nafs, Inabah, al-Shabr, al-Syukr, dan al-Ridha, dengan hasil berupa pengetahuan iluminatif dan hakikat ilmu. Buya Kamba memaknai makrifat sebagai kesadaran memelihara cinta kepada Tuhan melalui integrasi ta’arruf dan ta’rif. Makrifat ditempuh melalui empat tahapan, yaitu hakikat akal dan ilmu pengetahuan, fana, zuhud, dan makrifat dalam Maiyah, dengan hasil berupa mahabbah dan tarekat virtual. Komparasi keduanya menemukan enam persamaan: makrifat sebagai capaian tertinggi perjalanan spiritual, penyucian jiwa sebagai prasyarat, fana’ sebagai gerbang kesadaran iluminatif, keterkaitan makrifat dengan transformasi etis dan sosial, sifat metafisik hasil makrifat, serta fungsi hakikat ilmu dan tarekat virtual sebagai pemandu amal. Lima perbedaannya terletak pada kerangka epistemologis dan metodologis, titik berangkat, posisi mahabbah, orientasi sosial-historis, dan hasil makrifat yang ditekankan. Kedua pemikiran tersebut saling melengkapi: disiplin spiritual Ibnu Atha’illah menjadi fondasi, sedangkan gagasan Buya Kamba menunjukkan cara makrifat dihidupkan dalam kehidupan modern.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorUla, MiftahulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Makrifat, Ibnu Atha’illah As-Sakandari, Buya Nursamad Kamba.
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X5.2 Tasawuf
600 TECHNOLOGY AND APPLIED SCIENCES (TEKNOLOGI DAN ILMU TERAPAN) > 610 Medical and Medicine Science(IlmuKedokteran dan Ilmu Pengobatan) > 615.8 Physical Therapies and Kinds of Therapics/Terapi Fisik dan Jenis-jenis Terapi
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 27 Oct 2026 08:19
Last Modified: 27 Oct 2026 08:19
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20702

Actions (login required)

View Item View Item