Hapsari, Vidia Sinta (2026) Kearifan Lokal Dalam Ketahanan Pasar Tradisional Perspektif Pemasaran Syariah (Studi Kasus Pasar Tradisional Grogolan Kota Pekalongan). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
40122067_Bab I dan Bab V.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
40122067_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
40122067_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (978kB) |
Abstract
Pasar tradisional menghadapi beragam tekanan dari pasar modern dan perdagangan digital yang mengubah pola belanja masyarakat. Pasar Grogolan Kota Pekalongan masih bertahan dan ramai dikunjungi di tengah tekanan tersebut. Ketahanan Pasar Grogolan diduga berkaitan dengan beragam praktik kearifan lokal yang ada. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk kearifan lokal yang dipraktikkan pedagang Pasar Grogolan dalam interaksi perdagangan, serta menganalisis perannya sebagai strategi pertahanan pasar dalam menghadapi persaingan pasar modern dan perdagangan digital ditinjau dari perspektif pemasaran syariah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui proses observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan utama merupakan pedagang yang telah berdagang minimal lima tahun dan memiliki lapak atau kios tetap, yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengelola pasar dan pembeli regular menjadi informan pendukung. Data dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Analisis menggunakan teori embeddedness, modal sosial, dan pemasaran syariah. Hasil penelitian menunjukkan tiga belas bentuk kearifan lokal yang terbagi dalam tiga kelompok aktivitas. Pada aktivitas jual beli terdapat nyang-nyangan, nalangi, gali lubang tutup lubang, persenan, uang kebungahan, ilek-ilekan rego, dan libur periodik Jumat Kliwon. Pada aktivitas keagamaan terdapat pengajian rutin, selametan Rebu Wekasan, dan santunan anak yatim. Pada interaksi sosial antar pedagang terdapat rahatan, tilikan, dan tahunan. Praktik-praktik tersebut dipersepsikan berfungsi sebagai modal sosial yang menopang ketahanan Pasar Grogolan. Ditinjau dari pemasaran syariah, praktik-praktik tersebut mencerminkan karakteristik rabbaniyyah, akhlaqiyyah, waqi’iyyah, dan insaniyyah. Sebagian besar sejalan dengan prinsip syariah, sedangkan gali lubang tutup lubang, ilek-ilekan rego, dan uang kebungahan berpotensi sesuai dengan catatan. Dengan demikian, ketahanan pasar dipersepsikan ditopang tidak hanya oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh relasi sosial dan nilai keagamaan dalam keseharian pedagang, bersama faktor lain seperti harga dan lokasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kearifan Lokal, Ketahanan Pasar Tradisional, Pemasaran Syariah, Modal Sosial, Pasar Grogolan. | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X6.3 Ekonomi Islam, Sistem Ekonomi Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 330 Economics (Ilmu Ekonomi) > 330 Economics/Ilmu Ekonomi |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Prodi Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Febi | ||||||||
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 07:39 | ||||||||
| Last Modified: | 28 Oct 2026 07:39 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20755 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
