Analisis Perlindungan Konsumen Terhadap Layanan Shopee PayLater Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi Kasus di Kota Pekalongan)

Andrianto, Yenky (2026) Analisis Perlindungan Konsumen Terhadap Layanan Shopee PayLater Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi Kasus di Kota Pekalongan). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
1221131_BAB 1 & BAB 5.pdf

Download (1MB)
[img] Text
1221131_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
1221131_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (435kB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Penelitian ini mengkaji perlindungan konsumen terhadap layanan Shopee PayLater di Kota Pekalongan dari perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Pesatnya pertumbuhan layanan paylater berbasis fintech menimbulkan sejumlah persoalan hukum bagi konsumen, khususnya terkait transparansi biaya, denda keterlambatan, serta keabsahan akad menurut prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk perlindungan konsumen yang diberikan oleh penyelenggara layanan Shopee PayLater kepada pengguna di Kota Pekalongan, serta menganalisis mekanisme tersebut dari sudut pandang Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-empiris (field research); data dihimpun melalui wawancara mendalam dengan pengguna aktif Shopee PayLater serta studi dokumen terhadap peraturan perundang-undangan dan syarat ketentuan layanan, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan konsumen oleh Shopee PayLater telah terpenuhi secara formal, seperti penyediaan informasi biaya, denda, dan mekanisme pengaduan sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Peraturan OJK Nomor 22 Tahun 2023, namun belum optimal secara substantif karena rendahnya pemahaman konsumen atas rincian biaya dan denda. Dari perspektif Hukum Ekonomi Syariah, mekanisme tersebut telah mencerminkan prinsip keadilan ('adl), amanah, dan maslahah, tetapi masih menyimpan potensi riba pada denda keterlambatan apabila berfungsi sebagai tambahan keuntungan komersial, bukan sanksi disiplin (ta'zir) yang wajar. Dengan demikian, keabsahan transaksi Shopee PayLater secara syariah sangat bergantung pada kejelasan akad, transparansi biaya, dan peruntukan dana denda.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorHamid, AbdulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Konsumen, Shopee PayLater, Hukum Ekonomi Syariah, Fintech, Paylater
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 29 Oct 2026 06:33
Last Modified: 29 Oct 2026 06:33
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20792

Actions (login required)

View Item View Item