Analisis Framing Dakwah Urgensi Ṭholabul ‘Ilmi pada Konten Kuliah Marhum Karya Dzawin Nur di YouTube (Model Robert N. Entman)

Muttaqin, Khoirul (2026) Analisis Framing Dakwah Urgensi Ṭholabul ‘Ilmi pada Konten Kuliah Marhum Karya Dzawin Nur di YouTube (Model Robert N. Entman). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
30422120_COVER, BAB I & BAB V.pdf

Download (960kB)
[img] Text
30422120_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
30422120_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (359kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah menggeser pola penyebaran pesan keagamaan ke ruang digital, di mana YouTube menjadi platform utama yang diminati generasi muda. Fenomena ini memicu inovasi strategi komunikasi dakwah yang memadukan hiburan dan nilai keislaman, namun kerap menuai perdebatan karena dikhawatirkan mengaburkan substansi pesan. Praktik dakwah tentang urgensi Ṭholabul ‘Ilmi tampak nyata dalam konten Kuliah Marhum episode “Dari Buayan Hingga Kuburan” karya Dzawin Nur di YouTube. Konten ini mengangkat isu problema pendidikan, seperti fenomena mahasiswa putus kuliah dan anggapan bahwa pendidikan tinggi tidak penting, dengan memadukan interaksi audiens, satire ringan, serta struktur komedi tunggal yang menghibur tanpa terkesan menggurui. Penelitian ini bertujuan menganalisis pembingkaian (framing) pesan dakwah tentang urgensi Ṭholabul ‘Ilmi dalam konten tersebut berdasarkan model Robert N. Entman, serta mengkaji relevansinya dengan etika komunikasi Islam melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dzawin Nur membingkai pesan dakwah sebagai kewajiban menuntut ilmu sepanjang hayat, dengan mendefinisikan masalah pada sikap meremehkan belajar yang disebabkan oleh peniruan kisah sukses sepotong-sepotong dan salah tafsir teks keagamaan. Pembingkaian tersebut dinilai relevan dengan etika komunikasi Islam, khususnya prinsip qaulan sadīdan, balīghan, ma’rūfan, maysūran, karīman, dan layyinan, tanpa ditemukan indikator qaulan zūr. Kesimpulannya, risiko etis dalam dakwah berhumor terletak pada cara humor membingkai pesan, bukan pada substansi isinya, meskipun temuan ini terbatas pada tingkat teks satu episode tertentu

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorIzzati, Firda AuliaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Framing Robert N. Entman, Dakwah Digital, Ṭalabul ‘Ilmi, Humor, Etika Komunikasi Islam
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.5 Pers dan Media Massa Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 300 Sociology and Anthropology(Sosiologi dan Antropologi) > 302.2 Communication/Komunikasi
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 29 Oct 2026 04:36
Last Modified: 29 Oct 2026 04:36
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20802

Actions (login required)

View Item View Item