Azzahra, Tia (2026) Pengembalian Barang Pada Transaks E-Commerce Dalam Perspektif Akad Iqalah (Studi Pada Toko Online Shopee Wijaya Store Di Kabupaten Pekalongan). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
1220009_COVER_BAB I & V.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
1220009_FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
1220009_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Perkembangan e-commerce telah mengubah pola transaksi jual beli masyarakat dengan menawarkan kemudahan, kecepatan, dan jangkauan pasar yang lebih luas. Namun, transaksi secara daring juga berpotensi menimbulkan permasalahan, salah satunya terkait pengembalian barang (retur) akibat ketidaksesuaian barang, kerusakan, atau alasan lainnya. Dalam perspektif hukum ekonomi syariah, mekanisme pengembalian barang dapat dianalisis melalui konsep akad iqalah, yakni pengakhiran atau pembatalan transaksi yang dilakukan atas persetujuan kedua belah pihak, yaitu antara penjual dan pembeli. Penelitian ini difokuskan pada penelaahan pelaksanaan pengembalian barang (retur) pada toko online Shopee Wijaya Store serta mengkaji kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip akad iqalah dalam hukum Islam. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris untuk mengkaji pelaksanaan pengembalian barang secara langsung berdasarkan perspektif hukum. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pemilik usaha toko online Wijaya Store dan pelanggan yang melakukan retur di Shopee. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan teori akad iqalah dalam fikih muamalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pengembalian barang di Wijaya Store dilakukan berdasarkan ketentuan tertentu, seperti batas waktu retur, kondisi barang, dan bukti transaksi. Ditinjau dari akad iqalah, pengembalian barang dianggap sesuai apabila didasarkan pada kesepakatan dan keridaan kedua belah pihak. Pada barang rusak atau tidak sesuai pesanan, retur menjadi bentuk pemenuhan hak konsumen, sedangkan pada barang yang tidak lagi dibutuhkan pembeli, keridaan penjual menjadi penentu. Dengan demikian, praktik pengembalian barang di Wijaya Store secara umum telah mencerminkan prinsip akad iqalah apabila dilakukan berdasarkan kesepakatan, kerelaan, keadilan, dan kemaslahatan para pihak.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pengembalian Barang, E-commerce, Akad Iqalah | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Prodi Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 30 Oct 2026 03:27 | ||||||||
| Last Modified: | 30 Oct 2026 03:27 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20824 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
