IMPLEMENTASI METODE SOROGAN DAN BANDONGAN DALAM PEMBELAJARAN ILMU NAHWU KELAS II TSANAWIYAH DI PESANTREN NURUL HUDA AN-NAJAH BANAT DESA SIMBANG KULON KAB. PEKALONGAN

Millatina, Chubby (2026) IMPLEMENTASI METODE SOROGAN DAN BANDONGAN DALAM PEMBELAJARAN ILMU NAHWU KELAS II TSANAWIYAH DI PESANTREN NURUL HUDA AN-NAJAH BANAT DESA SIMBANG KULON KAB. PEKALONGAN. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
20222024_Cover_Bab I dan Bab V.pdf

Download (1MB)
[img] Text
20222024_full text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
20222024_Lampiran.pdf

Download (2MB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesulitan yang dialami sebagian santriwati dalam memahami ilmu nahwu dan membaca kitab kuning secara baik dan benar. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai kendala dalam proses pembelajaran sehingga diperlukan penerapan metode yang sesuai dengan karakteristik pendidikan pesantren, yaitu metode sorogan dan bandongan. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah, yaitu: (1) bagaimana implementasi metode sorogan dan bandongan dalam pembelajaran ilmu nahwu di kelas II Tsanawiyah Pesantren Nurul Huda An-Najah Banat Desa Simbang Kulon Kabupaten Pekalongan? dan (2) apa saja kendala yang dihadapi dalam pembelajaran ilmu nahwu serta bagaimana upaya ustazah dalam mengatasi kendala tersebut? Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data, triangulasi teori, dan triangulasi metode, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode sorogan dan bandongan dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, metode sorogan dilakukan melalui pembacaan kitab secara mandiri di hadapan ustazah disertai penyampaian pemahaman oleh santriwati secara bergiliran, sedangkan metode bandongan dilaksanakan melalui pembacaan, penerjemahan, dan penjelasan materi oleh ustazah. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan dasar santriwati, keterbatasan waktu pembelajaran, rasa kantuk, kondisi kelas yang padat, serta menurunnya motivasi belajar. Upaya yang dilakukan ustazah meliputi pemberian penjelasan ulang, motivasi belajar, tanya jawab, latihan soal, humor ringan, serta bimbingan secara bertahap sesuai dengan kemampuan masing-masing santriwati.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorJaeni, Muhamad197504112009121002[email protected]
Uncontrolled Keywords: Implementasi, Metode Sorogan, Bandongan, Ilmu Nahwu
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.33 Metode dan Sistem Pendidikan Islam
200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.341 Pondok Pesantren
400 LANGAUGE (BAHASA) > 490 Other Languages (Bahasa-bahasa Lain) > 492.7 Arabic/Bahasa Arab
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: UIN Gus Dur Ftik
Date Deposited: 17 Jul 2026 07:26
Last Modified: 17 Jul 2026 07:26
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19578

Actions (login required)

View Item View Item