Ismail, Mohamad (2021) KONSEP PERJODOHAN PERSPEKTIF HAMKA DALAM TAFSIR AL-AZHAR. Undergraduate Thesis thesis, UIN. K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Text
3117010-Bab1&5.pdf Download (515kB) |
|
Text
3117010-Fulltext.pdf Restricted to Registered users only Download (767kB) |
|
Text
3117010-Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (196kB) |
Abstract
ABSTRAK Ismail, Mohamad 2021; Konsep Perjodohan Perspektif Hamka Dalam Tafsir Al- Azhar, pembimbing Kurdi Fadal, M.S.I Jodoh atau perjodohan yang menarik untuk dibincangkan, hal seperti ini tidak akan lepas dari kehidupan seseorang. Karena kedua kata ini selalu berdampingan ketika berbicara memgenai perkawinan atau pernikahan. Fenomena ini tidak asing ditelinga kita karena pada zaman dahulu sudah ada proses perjodohan dalam perkawinan Jodoh sendiri memiliki arti pasangan, sedangkan perjodohan merupakan proses terjadinya perkawinan dimana laki-laki dan perempuan dipilihkan oleh orang tua untuk dinikahkan oleh seseorang. Sedangkan dalam proses perjodohan itu sendiri ada upaya-upaya yang harus dilakukan diantaranya seperti ta’aruf. Kemudian jika dirasa ada kecocokan maka proses selanjutnya yaitu khitbah, dalam proses ini kedua belah pihak menyakinkan dan memantapkan untuk persiapan pernikahannya nanti. Dalam hal ini perjodahan juga memiliki dampak tersendiri jika dari salah satu calon pasangan merasa adanya paksaan Di dalam Al-Qur’an sendiri tidak menjelaskan secara jelas mengenai perjodohan, tetapi ada penjelasan ayat Al-Qur’an yang masih berkaitan dengan perjodohan. Seperti misalnya, memilih pasangan yang baik, hal ini bertujuan untuk membangun rumah tangga yang harmonis dan abadi serta bisa mendapatkan generasi penerus yang baik. Pada penelitiaan ini, penulis menggunakan jenis penelitian library pendekatan yang bersifat deskriptif analitik dan hampir sama dengan jenis penelitian buku kepustakaan. Dimana dalam jenis penelitian menggambarkan dari sumber-sumber kepustakaan. Begitu juga dalam pendekatannya, penulisan menggunakan pendekatan kontekstualisasi dengan kejadian nyata yang sesuai dengan mufassir Hamka beliau ini dalam menafsirkan Al-Qur’an selalu menghubungan dengan kultur budaya dan dan cerita yang berkembang di masyarakat. Dalam perjodohan itu sendiri sebaiknya orang tua harus memberikan respon atau keputusan dari sang anak sebelum menerima perjodohan tersebut. Karena pernikahan dalam proses perjodohan akan berdampak pada kelangsungan hidup setelah menikah nanti entah akan berhasil atau tidaknya pernikahan tersebut. Kata kunci: Jodoh, Perjodohan, dan Hamka
Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: |
|
||||||||
Uncontrolled Keywords: | Jodoh, Perjodohan, dan Hamka | ||||||||
Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.322 Madrasah Ibtidaiyah | ||||||||
Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah | ||||||||
Depositing User: | Ari Sugeng | ||||||||
Date Deposited: | 15 Oct 2024 07:09 | ||||||||
Last Modified: | 15 Oct 2024 07:09 | ||||||||
URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/10712 |
Actions (login required)
View Item |