Implementasi pendekatan kontekstual pada mata pelajaran pai kelas viii di SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan

Permana, Hafidh Dias (2025) Implementasi pendekatan kontekstual pada mata pelajaran pai kelas viii di SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
2120006_Cover_Bab I dan Bab V.pdf

Download (419kB)
[img] Text
2120006_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
17 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (557kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Skripsi ini membahas implementasi pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Skripsi ini di latar belakangi Adanya sebuah pembelajaran tidak terlepas dari adanya seorang guru. Saat ini, krisis waktu pembelajaran yang minim, di dalam pembelajaran murid kurang mampu mengaktualisasikan dirinya dengan mengaitkan pada materi yang telah diajarkan di sekolah pada kehidupan masing-masing. Rumusan masalah pada penelitian ini bagaimana implementasi pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan?. Apa saja faktor yang mendukung dan menghambat dalam mengimplementasikan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan?. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan mendeskripsikan implementasi pendekatan kontekstual pada pelajaran PAI di Kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam mengimplementasikan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di Kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Metode penelitain ini menggunakan penelitian lapangan dengan menggunakan teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dokumentasi, observasi. Penelitian ini menerapkan dua jenis triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Melalui pendekatan kontekstual ini, siswa tidak hanya memahami materi agama islam secara teori, tetapi juga dapat mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan mengaitkan pembelajaran dengan pengalaman dan situasi nyata, siswa dapat merasakan langsung manfaat dan relevansi ajaran agama dalam kehidupan mereka, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Namun, dalam penerapan pendekatan kontekstual ada faktor pendukung seperti kreativitas guru dan antusisme siswa. Faktor penghambat : problem yang dialami tenaga pengajar yaitu kurangnya waktu dalam pembelajaran, kurangnya kepercayaan diri dan motivasi. Salah satu alasan utama keberhasilan ini adalah pembelajaran menggunakan pendekatan kontekstual untuk mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata siswa, yang membuat pembelajaran lebih relevan dan mudah dipahami. pembelajaran kontekstual pada mata Pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan dapat memudahkan siswa untuk memahami dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa Skripsi ini membahas implementasi pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Skripsi ini di latar belakangi Adanya sebuah pembelajaran tidak terlepas dari adanya seorang guru. Saat ini, krisis waktu pembelajaran yang minim, di dalam pembelajaran murid kurang mampu mengaktualisasikan dirinya dengan mengaitkan pada materi yang telah diajarkan di sekolah pada kehidupan masing-masing. Rumusan masalah pada penelitian ini bagaimana implementasi pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan?. Apa saja faktor yang mendukung dan menghambat dalam mengimplementasikan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan?. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan mendeskripsikan implementasi pendekatan kontekstual pada pelajaran PAI di Kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam mengimplementasikan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di Kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Metode penelitain ini menggunakan penelitian lapangan dengan menggunakan teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dokumentasi, observasi. Penelitian ini menerapkan dua jenis triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Melalui pendekatan kontekstual ini, siswa tidak hanya memahami materi agama islam secara teori, tetapi juga dapat mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan mengaitkan pembelajaran dengan pengalaman dan situasi nyata, siswa dapat merasakan langsung manfaat dan relevansi ajaran agama dalam kehidupan mereka, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Namun, dalam penerapan pendekatan kontekstual ada faktor pendukung seperti kreativitas guru dan antusisme siswa. Faktor penghambat : problem yang dialami tenaga pengajar yaitu kurangnya waktu dalam pembelajaran, kurangnya kepercayaan diri dan motivasi. Salah satu alasan utama keberhasilan ini adalah pembelajaran menggunakan pendekatan kontekstual untuk mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata siswa, yang membuat pembelajaran lebih relevan dan mudah dipahami. pembelajaran kontekstual pada mata Pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan dapat memudahkan siswa untuk memahami dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa Skripsi ini membahas implementasi pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Skripsi ini di latar belakangi Adanya sebuah pembelajaran tidak terlepas dari adanya seorang guru. Saat ini, krisis waktu pembelajaran yang minim, di dalam pembelajaran murid kurang mampu mengaktualisasikan dirinya dengan mengaitkan pada materi yang telah diajarkan di sekolah pada kehidupan masing-masing. Rumusan masalah pada penelitian ini bagaimana implementasi pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan?. Apa saja faktor yang mendukung dan menghambat dalam mengimplementasikan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan?. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan mendeskripsikan implementasi pendekatan kontekstual pada pelajaran PAI di Kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam mengimplementasikan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di Kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Metode penelitain ini menggunakan penelitian lapangan dengan menggunakan teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dokumentasi, observasi. Penelitian ini menerapkan dua jenis triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Melalui pendekatan kontekstual ini, siswa tidak hanya memahami materi agama islam secara teori, tetapi juga dapat mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan mengaitkan pembelajaran dengan pengalaman dan situasi nyata, siswa dapat merasakan langsung manfaat dan relevansi ajaran agama dalam kehidupan mereka, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Namun, dalam penerapan pendekatan kontekstual ada faktor pendukung seperti kreativitas guru dan antusisme siswa. Faktor penghambat : problem yang dialami tenaga pengajar yaitu kurangnya waktu dalam pembelajaran, kurangnya kepercayaan diri dan motivasi. Salah satu alasan utama keberhasilan ini adalah pembelajaran menggunakan pendekatan kontekstual untuk mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata siswa, yang membuat pembelajaran lebih relevan dan mudah dipahami. pembelajaran kontekstual pada mata Pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan dapat memudahkan siswa untuk memahami dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa Skripsi ini membahas implementasi pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Skripsi ini di latar belakangi Adanya sebuah pembelajaran tidak terlepas dari adanya seorang guru. Saat ini, krisis waktu pembelajaran yang minim, di dalam pembelajaran murid kurang mampu mengaktualisasikan dirinya dengan mengaitkan pada materi yang telah diajarkan di sekolah pada kehidupan masing-masing. Rumusan masalah pada penelitian ini bagaimana implementasi pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan?. Apa saja faktor yang mendukung dan menghambat dalam mengimplementasikan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan?. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan mendeskripsikan implementasi pendekatan kontekstual pada pelajaran PAI di Kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam mengimplementasikan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di Kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Metode penelitain ini menggunakan penelitian lapangan dengan menggunakan teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dokumentasi, observasi. Penelitian ini menerapkan dua jenis triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Melalui pendekatan kontekstual ini, siswa tidak hanya memahami materi agama islam secara teori, tetapi juga dapat mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan mengaitkan pembelajaran dengan pengalaman dan situasi nyata, siswa dapat merasakan langsung manfaat dan relevansi ajaran agama dalam kehidupan mereka, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Namun, dalam penerapan pendekatan kontekstual ada faktor pendukung seperti kreativitas guru dan antusisme siswa. Faktor penghambat : problem yang dialami tenaga pengajar yaitu kurangnya waktu dalam pembelajaran, kurangnya kepercayaan diri dan motivasi. Salah satu alasan utama keberhasilan ini adalah pembelajaran menggunakan pendekatan kontekstual untuk mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata siswa, yang membuat pembelajaran lebih relevan dan mudah dipahami. pembelajaran kontekstual pada mata Pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan dapat memudahkan siswa untuk memahami dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa Skripsi ini membahas implementasi pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Skripsi ini di latar belakangi Adanya sebuah pembelajaran tidak terlepas dari adanya seorang guru. Saat ini, krisis waktu pembelajaran yang minim, di dalam pembelajaran murid kurang mampu mengaktualisasikan dirinya dengan mengaitkan pada materi yang telah diajarkan di sekolah pada kehidupan masing-masing. Rumusan masalah pada penelitian ini bagaimana implementasi pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan?. Apa saja faktor yang mendukung dan menghambat dalam mengimplementasikan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan?. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan mendeskripsikan implementasi pendekatan kontekstual pada pelajaran PAI di Kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam mengimplementasikan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di Kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Metode penelitain ini menggunakan penelitian lapangan dengan menggunakan teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dokumentasi, observasi. Penelitian ini menerapkan dua jenis triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Melalui pendekatan kontekstual ini, siswa tidak hanya memahami materi agama islam secara teori, tetapi juga dapat mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan mengaitkan pembelajaran dengan pengalaman dan situasi nyata, siswa dapat merasakan langsung manfaat dan relevansi ajaran agama dalam kehidupan mereka, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Namun, dalam penerapan pendekatan kontekstual ada faktor pendukung seperti kreativitas guru dan antusisme siswa. Faktor penghambat : problem yang dialami tenaga pengajar yaitu kurangnya waktu dalam pembelajaran, kurangnya kepercayaan diri dan motivasi. Salah satu alasan utama keberhasilan ini adalah pembelajaran menggunakan pendekatan kontekstual untuk mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata siswa, yang membuat pembelajaran lebih relevan dan mudah dipahami. pembelajaran kontekstual pada mata Pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan dapat memudahkan siswa untuk memahami dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa Skripsi ini membahas implementasi pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Skripsi ini di latar belakangi Adanya sebuah pembelajaran tidak terlepas dari adanya seorang guru. Saat ini, krisis waktu pembelajaran yang minim, di dalam pembelajaran murid kurang mampu mengaktualisasikan dirinya dengan mengaitkan pada materi yang telah diajarkan di sekolah pada kehidupan masing-masing. Rumusan masalah pada penelitian ini bagaimana implementasi pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan?. Apa saja faktor yang mendukung dan menghambat dalam mengimplementasikan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan?. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan mendeskripsikan implementasi pendekatan kontekstual pada pelajaran PAI di Kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam mengimplementasikan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di Kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Metode penelitain ini menggunakan penelitian lapangan dengan menggunakan teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dokumentasi, observasi. Penelitian ini menerapkan dua jenis triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Melalui pendekatan kontekstual ini, siswa tidak hanya memahami materi agama islam secara teori, tetapi juga dapat mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan mengaitkan pembelajaran dengan pengalaman dan situasi nyata, siswa dapat merasakan langsung manfaat dan relevansi ajaran agama dalam kehidupan mereka, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Namun, dalam penerapan pendekatan kontekstual ada faktor pendukung seperti kreativitas guru dan antusisme siswa. Faktor penghambat : problem yang dialami tenaga pengajar yaitu kurangnya waktu dalam pembelajaran, kurangnya kepercayaan diri dan motivasi. Salah satu alasan utama keberhasilan ini adalah pembelajaran menggunakan pendekatan kontekstual untuk mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata siswa, yang membuat pembelajaran lebih relevan dan mudah dipahami. pembelajaran kontekstual pada mata Pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan dapat memudahkan siswa untuk memahami dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa Skripsi ini membahas implementasi pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Skripsi ini di latar belakangi Adanya sebuah pembelajaran tidak terlepas dari adanya seorang guru. Saat ini, krisis waktu pembelajaran yang minim, di dalam pembelajaran murid kurang mampu mengaktualisasikan dirinya dengan mengaitkan pada materi yang telah diajarkan di sekolah pada kehidupan masing-masing. Rumusan masalah pada penelitian ini bagaimana implementasi pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan?. Apa saja faktor yang mendukung dan menghambat dalam mengimplementasikan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan?. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan mendeskripsikan implementasi pendekatan kontekstual pada pelajaran PAI di Kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam mengimplementasikan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran PAI di Kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Metode penelitain ini menggunakan penelitian lapangan dengan menggunakan teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dokumentasi, observasi. Penelitian ini menerapkan dua jenis triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Melalui pendekatan kontekstual ini, siswa tidak hanya memahami materi agama islam secara teori, tetapi juga dapat mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan mengaitkan pembelajaran dengan pengalaman dan situasi nyata, siswa dapat merasakan langsung manfaat dan relevansi ajaran agama dalam kehidupan mereka, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Namun, dalam penerapan pendekatan kontekstual ada faktor pendukung seperti kreativitas guru dan antusisme siswa. Faktor penghambat : problem yang dialami tenaga pengajar yaitu kurangnya waktu dalam pembelajaran, kurangnya kepercayaan diri dan motivasi. Salah satu alasan utama keberhasilan ini adalah pembelajaran menggunakan pendekatan kontekstual untuk mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata siswa, yang membuat pembelajaran lebih relevan dan mudah dipahami. pembelajaran kontekstual pada mata Pelajaran PAI di kelas VIII SMPN 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan dapat memudahkan siswa untuk memahami dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorZaeni, AkhmadUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: pendekatan kontekstual, PAI, kelas viii
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.3 Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam, Sekolah Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 370 Education/Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 27 Aug 2025 06:23
Last Modified: 27 Aug 2025 06:26
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/13145

Actions (login required)

View Item View Item