Nabila, Fitri Rizqa (2025) Ragam Penyelesaian Nusyuz Suami Terhadap Istri Ditinjau Dari Teori Maslahah (Studi Kasus di Desa Kalipancur Kec. Bojong Kab. Pekalongan). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
1121004_Cover, Bab I dan Bab V.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
1121004_Full text.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Text
1121004_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Permasalahan nusyuz selama ini lebih banyak dikaitkan dengan istri, padahal dalam kenyataannya suami juga dapat melakukan nusyuz, seperti bersikap kasar, tidak memberi nafkah, berselingkuh, cemburu berlebihan, maupun bersikap acuh terhadap istri. Kondisi tersebut menimbulkan berbagai bentuk penyelesaian yang dilakukan oleh istri untuk mempertahankan rumah tangga mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk nusyuz suami terhadap istri serta menganalisis ragam penyelesaiannya menurut teori maslahah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian empiris (field research) dengan pendekatan studi kasus dan normatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan 10 istri yang mengalami perlakuan nusyuz dari suaminya di Desa Kalipancur, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur, buku, jurnal, dan peraturan perundang-undangan terkait. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk nusyuz suami di Desa Kalipancur meliputi: bersikap kasar, tidak menafkahi, berpoligami tanpa keadilan, berselingkuh, cemburu berlebihan, serta mengabaikan istri. Adapun ragam penyelesaian yang dilakukan oleh istri antara lain menasihati suami, mengadu kepada keluarga, meminta bantuan tokoh masyarakat, bertahan demi anak, hingga menempuh perceraian. Berdasarkan analisis teori maslahah, bentuk penyelesaian yang mengedepankan perdamaian dan menjaga keutuhan keluarga termasuk dalam kategori maslahahhajiyyah dan tahsiniyyah, sedangkan perceraian dapat dikategorikan sebagai maslahahdharuriyyah apabila dilakukan untuk menghindari kemudaratan yang lebih besar. Dengan demikian, ragam penyelesaian yang dilakukan para istri pada dasarnya telah sesuai dengan prinsip kemaslahatan dalam hukum Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Nusyuz Suami, Penyelesaian, Teori Maslahah, Hukum Islam | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 08:26 | ||||||||
| Last Modified: | 22 Apr 2026 08:26 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/16517 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
