Wanprestasi Dalam Perjanjian Jual Beli Dengan Sistem Splitpay Pada Sosial Media X.

Ratna Swari, Istianah (2025) Wanprestasi Dalam Perjanjian Jual Beli Dengan Sistem Splitpay Pada Sosial Media X. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
1221126_Cover_Bab I dan Bab V.pdf

Download (482kB)
[img] Text
1221126_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (992kB)
[img] Text
LAMPIRAN(1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (59kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Kemajuan teknologi mempermudah transaksi jual beli secara online, termasuk dalam hal pembayaran yaitu seperti splitpayment. Jual beli dengan metode splitpayment ini mengandung perjanjian yang diatur pada pasal 1338 KUHPerdata yaitu perjanjian merupakan undang-undang bagi para pihak di dalamnya. Hak dan kewajiban bagi pihak penjual dan pembeli disebutkan dalam pasal 1457 KUHPerdata dan pasal 63 KHES. Akan tetapi dalam praktiknya masih banyak salah satu pihak yang tidak memenuhi kewajiban tersebut. Hal itu yang mendasari penelitian ini untuk mengkaji dua permasalahan yaitu: strategi untuk menghindari terjadinya wanprestasi scammer hit and run dalam perjanjian jual beli dengan sistem splitpay pada sosial media X, serta akibat hukum yang timbul dari wanprestasi dalam perjanjian jual beli tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif dan perundang-undangan. Adapun sumber data dalam penelitian ini terdiri atas sumber data primer dan sekunder, sumber data primer diperoleh dari wawancara kepada pihak penjual dan pembeli merchandise yang menggunakan metode splitpayment di aplikasi X, data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan yang relevan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode splitpayment dalam perjanjian jual beli yang terjadi di sosial media X rentan terjadinya wanprestasi scammer hit and run. Strategi untuk menghindari wanprestasi tersebut adalah melakukan screening account, cek nomor rekening, menentukan tnc, dan menghindari time waster. Akibat hukum dari tidak terpenuhinya hak dan kewajiban oleh salah satu pihak dan mengandung unsur penipuan yang bertentangan dengan KUHPerdata dan prinsip syariah, maka perjanjian tersebut dianggap batal demi hukum. Adapun pembayaran ganti rugi sulit diralisasikan karena faktor anonimitas akun yang digunakan dalam transaksi jual beli di sosial media X. Kata Kunci: Jual Beli Splitpay pada Sosial Media X, Perjanjian Jual Beli, Wanprestasi ABSTRACT Istianah Ratna Swari (1221126), 2025, Breach of Contract in The Sale and Purchase Agreement With a Splitpay Sytem on The Social Media X. Thesis of the Sharia Economic Law Study Progam, Faculty of Sharia, State Islamic University K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan Advisoor: Jumailah, M.S.I. Technological advancements have facilitated online transactions, including payment methods such as split payment. In practice, split payment involve agreements regulated under Article 1338 of the Indonesian Civil Code (KUHPerdata), which stipulates that an agreement serves as law for the parties involved. The rights and obligations of sellers and buyers are established in Article 1457 of the Civil Code and Article 63 of the Compilation of Sharia Economic Law (KHES). However, instances where one party fails to fulfill these obligations remain prevalent. This phenomenon serves as the basis for this research, which examines two primary issues: strategies to prevent scammer hit and run defaults in split payment agreements on social media platform X, and the resulting legal consequences of such defaults. This study employs empirical legal research with qualitative and statutory approaches. Data sources consist of primary and secondary data, primary data were obtained through interviews with merchandise sellers and buyers utilizing the split payment method on X, secondary data were gathered from relevant literature studies. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The results indicate that the split payment method on social media X is highly vulnerable to scammer hit and run defaults. Preventive strategies include account screening, bank account verification, establishing terms and conditions (TNC), and avoiding time wasters. Legally, the failure to fulfill rights and obligations involving elements of fraud which contravenes the Civil Code and Sharia principles renders the agreement void ab initio (legally null and void). Furthermore, realizing compensation or restitution is challenging due to the anonymity of accounts involved in transactions on social media X. Keywords: Buying and Selling with Splitpay on Social Media X, Breach of Contract, Sales Contract.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorJumailah, JumailahUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Jual Beli Splitpay pada Sosial Media X, Perjanjian Jual Beli, Wanprestasi
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 30 Dec 2025 01:21
Last Modified: 30 Dec 2025 01:21
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/17217

Actions (login required)

View Item View Item