Dzaki, Naufal (2025) Pemenuhan Hak Nasab Anak Terlantar Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Rumah Pelayanan Sosial Anak Balita Wiloso Tomo Salatiga). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
1121088_Bab I dan Bab V.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
1121088_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
1121088_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (759kB) |
Abstract
Anak terlantar merupakan kelompok rentan yang memerlukan perlindungan khusus, terutama dalam pemenuhan hak identitas dan nasab sebagai dasar pengakuan hukum dan sosial. Dalam perspektif hukum Islam, penjagaan nasab (ḥifẓ al-nasl) merupakan bagian dari tujuan utama syariat (maqāṣid al-syarī‘ah) yang wajib dijaga demi keberlangsungan martabat dan hak keperdataan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pelaksanaan pemenuhan hak nasab anak terlantar di Rumah Pelayanan Sosial Anak Balita (RPSAB) Wiloso Tomo Salatiga serta menganalisisnya dalam perspektif hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh langsung melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan informan kunci, yakni pengelola dan pengasuh RPSAB Wiloso Tomo. Sedangkan data sekunder diperoleh dari studi dokumentasi yang meliputi akta kelahiran, Standar Operasional Prosedur (SOP), Undang-Undang Perlindungan Anak, Kompilasi Hukum Islam (KHI), serta literatur fikih terkait. Data tersebut dianalisis secara deskriptif-analitis dengan mengaitkan temuan lapangan dan ketentuan hukum Islam serta hukum positif Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak nasab anak terlantar di RPSAB Wiloso Tomo dilakukan melalui penelusuran identitas orang tua biologis, pencatatan administratif berupa penerbitan akta kelahiran dan Nomor Induk Kependudukan (NIK), serta pengasuhan alternatif tanpa mengubah atau memutus nasab anak. Dalam perspektif hukum Islam, praktik tersebut sejalan dengan konsep al-laqīṭ dan prinsip kafālah, yang menekankan kewajiban negara dan masyarakat untuk melindungi anak tanpa menasabkannya kepada pihak yang tidak memiliki hubungan biologis. Dengan demikian, pemenuhan hak nasab anak terlantar di RPSAB Wiloso Tomo telah sesuai dengan prinsip hukum Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Anak Terlantar, Hak Nasab, Hukum Islam, Kafalah, Perlindungan Anak | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 03:03 | ||||||||
| Last Modified: | 05 Jan 2026 03:03 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/17340 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
