Arifin, Syamsul (2022) Strategi Pembinaan Kepribadian Qur’ani Penerima Beasiswa Bidikmisi IAIN Pekalongan Melalui Tradisi ‘Wajib Mondok Satu Tahun’ di Pondok Pesantren Az-zabur Kajen Tahun 2021. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
2118279_Bab1&5.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
2118279_Fulltext.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
2118279_Lampiran.pdf Download (5MB) |
Abstract
Kepribadian Qur’ani adalah kepribadian yang seluruh kehidupannya dijalankan dengan nilai-nilai Islam, bertingkah laku Islami, cara berpikir hidup Islami, bersyakhsiyah Islam, dan mengamalkan Islam secara sempurna di dalam diri. Mahasiswa patutnya menjadi figur teladan kepribadian yang baik, berasaskan pengetahuannya, kualitas pendidikannya, aturan-aturan hukum yang terterap di sekitarnya, serta kerangka berpikirnya. Berkaitan dengan kepribadian, peneliti tertarik meneliti pembinaan kepribadian para mahasantri penerima beasiswa Bidikmisi IAIN Pekalongan melalui tradisi wajib mondok satu tahun, mengingat betapa pentingnya kepribadian yang berasaskan Al-Qur’an dalam perkembangan masyarakat di setiap perubahan masa. Peneliti ingin mengetahui lebih dalam mengenai banyaknya mahasiswa yang justru memiliki kepribadian buruk dengan melakukan tindak kecurangan akademik, antara lain meliputi masih sering bolos atau absen, terlambat masuk kelas, tidak memperhatikan dosen saat mengajar, tidur di kelas, bermain HP, bahkan tidak mengerjakan tugas yang telah dosen berikan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana strategi pembinaan kepribadian Qur’ani mahasiswa beasiswa Bidikmisi IAIN Pekalongan melalui tradisi “wajib mondok satu tahun” di Pondok Pesantren Az-Zabur Kajen tahun 2021, serta apa saja faktor yang memengaruhi pembinaan kepribadian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembinaan kepribadian Qur’ani mahasiswa beasiswa Bidikmisi IAIN Pekalongan melalui tradisi “wajib mondok satu tahun” di Pondok Pesantren Az-Zabur Kajen tahun 2021, serta mendeskripsikan faktor penghambat dan penunjang yang memengaruhi pembinaan kepribadian di pondok pesantren. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu digunakan untuk meneliti kondisi yang objektif dan alamiah sehingga diperoleh hasil yang menekankan makna dari objek yang dikaji. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis nonstatistik, yakni dalam bentuk laporan dan uraian deskriptif atau biasa disebut dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk strategi pembinaan kepribadian Qur’ani pada santri di Pondok Pesantren Az-Zabur Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan, nasihat, hukuman, dan penghargaan. Adapun kegiatan pembiasaan meliputi shalat berjamaah di Masjid Jami Kajen, mengaji kitab kuning sesuai jadwal, tadarus Al-Qur’an, setoran hafalan, dan tahsin. Kegiatan mingguan meliputi ro’an, mauludan, tahlilan, dan simaan Al-Qur’an. Kegiatan bulanan meliputi istighosah dan mengaji bersama kitab Aswaja, serta kegiatan tahunan seperti haflah akhirussanah, ziarah kubra, dan peringatan hari besar, baik nasional maupun keagamaan Islam. Dalam meningkatkan soft skill santri, juga diadakan berbagai pelatihan, seperti rebana, bahasa Inggris, bahasa Arab, serta kegiatan olahraga seperti silat, tenis meja, futsal, dan senam. Keteladanan ditunjukkan melalui peran pengasuh yang aktif berinteraksi secara langsung dengan para santri. Pengasuh juga mengajarkan berbagai keterampilan yang beliau miliki, seperti kewirausahaan dengan membuka kantin di pondok, menyediakan Balai Latihan Kerja, serta dalam program tahfiz Al-Qur’an diajarkan tahsin. Selain itu, pengasuh selalu memberi ruang bagi santri yang memiliki kelebihan dan bakat tertentu. Nasihat diberikan berupa arahan tentang bagaimana memperlakukan sesama santri atau teman, berperilaku sopan, bertutur kata santun, terutama kepada yang lebih dewasa, serta selalu mengingatkan santri mengenai pentingnya melakukan kebaikan. Hukuman diberikan berupa teguran dan sanksi yang disesuaikan dengan kesalahan santri. Adapun metode penghargaan dilakukan dengan memberikan sertifikat kelulusan dan sanad yang bersambung.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Stategi Pembinaan, Kepribadian Qur’ani, Pondok Pesantren | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.3 Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam, Sekolah Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 370 Education/Pendidikan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Agama Islam | ||||||||
| Depositing User: | Ida Royani | ||||||||
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 08:39 | ||||||||
| Last Modified: | 26 Jan 2026 08:39 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/17710 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
