Umma, Ulfa Kholifatul (2022) Reinterpretasi Hifdzul Aqli dan Relevansi Maqasid Syariah Terhadap Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Mts Nu Tirto. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
2118202 - Bab1&5.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
2118202 - Fulltext.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Text
2118202 - Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pelaksanaan pembelajaran jarak jauh sebagai antisipasi penyebaran covid19 dipandang kurang efektif dan menimbulkan banyak persoalan. Hal itu direspon oleh Mentri Pendidikan dengan menerbitkan edaran tentang diperbolehkannya pembelajaran tatap muka dengan segala persyaratanya. Kebijakan ini memicu polemik dengan adanya fakta bahwa penyebaran covid-19 masih terus mengalami peningkatan. Dinamika kebijakan metode pembelajaran di masa pandemi yang dalam implementasinya berkaitan dengan penjagaan atas jiwa dan penjagaan atas akal mendorong penulis untuk menganalisis dan mengelaborasinya dalam perspektif maqasid syariah. Berlatarbelakang hal tersebut penulis akan melakukan penelitian mengenai bagaimana pelaksanaan kebijakan sistem pembelajaran tatap muka mata pelajaran PAI dan bagaimana reinterpretasi hifdzul aqli dan relevansi maqashid syariah terhadap kebijakan pembelajaran tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di MTs NU Tirto.Dilakukannya penelitian ini untuk mengreinterpretasi kembali penerapan PTM dan menambah wawasan pustaka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan berbasis library research. Data yang diperlukan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik pendekatan yuridis sosiologis, pendekatan library reseach, dan observasi. Penelitian yang dilakukan, penulis berkesimpulan bahwa hifdzul aqli dewasa ini tidak hanya berkaitan dengan akal secara dzati akan tetapi telah diinterpretasi menjadi penjagaan akal secara fungsi. Dalam perspektif ini, pendidikan dan kesehatan menduduki posisi yang setara. Selanjutnya, melalui analisis konsep maslahatnya Ibnu Asyur, dapat disimpulkan bahwa kebijakan xii terkait pembelajaran tatap muka mengandung aspek manfaat (pengembangan akal) dan madhorot (rusaknya jiwa) secara berimbang. Setelah dianalisis lebih mendalam melalui kajian sadd dzariah dapat disimpulkan bahwa kebijakan ini akan relevan dengan konsep dasar maqashid syariah jika memenuhi syarat sudah dilakukannya vaksinasi dan daerah tersebut termasuk zona yang aman atau zona hijau. Penelitian yang dilakukan penulis di MTs NU Tirto mendapatkan hasil bahwa pembelajaran tatap muka yang dilakukan MTs NU Tirto sudah relevan dengan maqasid syariah
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Reinterpretasi, hifdzul aqli, kebijakan, pembelajaran, tatap muka, pandemi | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.3 Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam, Sekolah Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 370 Education/Pendidikan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Agama Islam | ||||||||
| Depositing User: | Akhiroh Ghufron | ||||||||
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 02:55 | ||||||||
| Last Modified: | 28 Jan 2026 02:55 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/17735 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
