Aulia, Risa (2026) Analisis Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Perang Usaha di Tiktok Shop: Studi Pada Pelaku Usaha di Pekalongan. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
10222058_Cover_Bab I dan Bab V.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
10222058_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
10222058_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya fenomena perang usaha di platform digital TikTok Shop. Praktik perang usaha berupa penurunan harga secara drastis ini berdampak pada pengikisan margin keuntungan dan mendevaluasi nilai produk konveksi serta UMKM di Pekalongan. Kondisi persaingan yang ketat mendorong oknum penjual melakukan praktik jual rugi (Predatory Pricing) dan menurunkan kualitas produk yang pada akhirnya merugikan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik perang harga yang dilakukan oleh pelaku usaha di Pekalongan melalui platform TikTok Shop dan menganalisisnya berdasarkan perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini berguna secara teoretis untuk memperkaya keilmuan hukum ekonomi syariah, dan secara praktis sebagai referensi kebijakan terkait regulasi persaingan usaha yang lebih adil. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data primer dan sekunder dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas penjual di TikTok Shop, wawancara mendalam dengan pihak terkait seperti pelaku usaha dan konsumen di Pekalongan, serta studi dokumentasi terhadap literatur hukum Islam dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik perang harga di TikTok Shop Pekalongan dilakukan melalui strategi menetapkan harga di bawah Harga Pokok Penjualan (HPP), memanipulasi diskon melalui rekayasa harga coret fiktif, serta menurunkan standar mutu produk yang disamarkan dengan manipulasi visual saat live streaming. Dalam tinjauan Hukum Ekonomi Syariah, praktik banting harga untuk menyingkirkan pesaing merupakan bentuk kezaliman (zulm) yang dilarang. Manipulasi harga coret mengandung unsur tadlis (penipuan informasi harga), dan penurunan mutu yang disamarkan menciptakan ketidakjelasan spesifikasi atau Gharar fi al-sifah. Praktik ini secara keseluruhan bertentangan dengan prinsip hifdz al-mal dalam Maqashid Syariah serta melanggar hukum positif di Indonesia, yaitu Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Perang Usaha, Predatory Pricing, TikTok Shop, Hukum Ekonomi Syariah, Gharar. | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 31 Mar 2026 07:14 | ||||||||
| Last Modified: | 31 Mar 2026 07:14 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18056 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
