Analisis Akad Samsarah pada Jual Beli Barang Bekas (Studi Praktik Makelar di Pasar Senggol Pekalongan)

Nugroho, Satrio Adi (2026) Analisis Akad Samsarah pada Jual Beli Barang Bekas (Studi Praktik Makelar di Pasar Senggol Pekalongan). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H bdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
10222059_Cover_Bab I dan Bab V.pdf

Download (1MB)
[img] Text
10222059_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
10222059_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (808kB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Praktik akad samsarah dalam jual beli barang bekas merupakan fenomena lazim di pasar tradisional. Realitas di Pasar Senggol Pekalongan memperlihatkan makelar sering membaur layaknya pedagang biasa tanpa mengakui statusnya secara eksplisit. Praktik penyesuaian harga (mark-up) kerap dilakukan secara sepihak untuk memperoleh keuntungan finansial. Asimetri informasi ini memicu problematika terkait asas kerelaan (an-taradhin), transparansi, dan perlindungan hak konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme transaksi jual beli melalui makelar di Pasar Senggol Pekalongan beserta tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadapnya. Kegunaan penelitian secara teoretis memperkaya literatur Hukum Ekonomi Syariah, sementara secara praktis memberikan edukasi pentingnya keadilan dan perlindungan konsumen bagi pelaku pasar. Penelitian ini berjenis hukum empiris dengan memadukan pendekatan kualitatif dan konseptual. Data primer dikumpulkan langsung melalui observasi dan wawancara mendalam bersama pedagang, makelar, pembeli, serta pengelola pasar. Data sekunder bersumber dari Fatwa DSN-MUI, KUHD, dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Data dianalisis menggunakan metode kualitatif dan analisis isi yang bersifat preskriptif. Keabsahan data diuji secara ketat melalui penerapan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menyimpulkan mekanisme transaksi makelar di Pasar Senggol berjalan sangat informal bertumpu pada kelaziman tradisi lokal. Imbalan makelar didapatkan secara fleksibel melalui margin selisih harga jual atau uang jasa sukarela tanpa kesepakatan tertulis di awal. Hukum Ekonomi Syariah memandang praktik ini memiliki keabsahan kuat karena bersandar pada kebiasaan masyarakat (‘Urf shahih). Pengambilan komisi melalui selisih harga mendapatkan legitimasi langsung melalui Fatwa DSN-MUI No. 151/2022. Praktik pengambilan keuntungan ekstrem (ghabn) secara etika mencederai transparansi, meski transaksi tetap sah karena asas kerelaan (an-taradhin) terpenuhi saat pembeli menyetujui harga akhir. Hukum positif memberikan catatan kritis bahwa ekosistem ini membutuhkan standarisasi etika agar hak informasi pembeli selalu terlindungi.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorFateh, MohammadUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Akad Samsarah, Makelar, Jual Beli Barang Bekas, Hukum Ekonomi Syariah, Perlindungan Konsumen.
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 290 Other Religions (Agama Selain Kristen) > 297.273 Islam and Economics/Islam dan Ilmu Ekonomi
200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam
200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah
200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.23 Hukum Perjanjian dalam Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 31 Mar 2026 07:40
Last Modified: 31 Mar 2026 07:40
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18057

Actions (login required)

View Item View Item