PERAN PONDOK PESANTREN DALAM MENUMBUHKAN SOLIDARITAS SOSIAL SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL BADRUL FALAH TEGAL

Zumzumi, Via Nilna (2026) PERAN PONDOK PESANTREN DALAM MENUMBUHKAN SOLIDARITAS SOSIAL SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL BADRUL FALAH TEGAL. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
20122191_Cover_bab I dan Bab V.pdf

Download (2MB)
[img] Text
20122191_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
20122191_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Solidaritas sosial merupakan nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat yang perlu ditanamkan sejak dini, termasuk melalui pendidikan di pondok pesantren. Namun, di Pondok Pesantren Al Badrul Falah Tegal ditemukan beberapa permasalahan terkait solidaritas sosial santri, antara lain adanya kesenjangan antara santri mukim dan santri nonmukim (kalong), rendahnya keterlibatan santri dalam kegiatan bersama, serta kurangnya inisiatif untuk saling membantu tanpa diminta terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi bentuk-bentuk solidaritas sosial santri di Pondok Pesantren Al Badrul Falah Tegal; (2) mendeskripsikan peran pesantren dalam membangun solidaritas sosial santri; dan (3) menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat terbentuknya solidaritas sosial tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengasuh pondok (Kiai Muhammad Tasdik), ustaz dan ustazah, pengurus, santri mukim dan nonmukim, serta masyarakat sekitar pondok pesantren. Analisis data mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldana melalui tiga tahapan, yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui perpanjangan pengamatan, peningkatan kecermatan, serta triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas sosial santri terbagi menjadi dua bentuk. Pertama, solidaritas mekanik yang tampak dari keseragaman aktivitas, kepatuhan terhadap aturan pesantren, serta rutinitas ibadah dan kegiatan belajar bersama. Kedua, solidaritas organik yang terlihat dari adanya pembagian peran, kerja sama antarsantri, dan saling ketergantungan dalam menjalankan tugas-tugas di pesantren. Pesantren berperan aktif dalam menumbuhkan solidaritas tersebut melalui fungsinya sebagai lembaga pendidikan, lembaga sosial, dan lembaga dakwah. Adapun faktor-faktor yang mendukung terbentuknya solidaritas sosial santri meliputi kehidupan asrama yang kolektif, kesamaan nilai dan ajaran agama, pengalaman hidup bersama, serta dukungan dari masyarakat sekitar. Sementara itu, faktor-faktor yang menghambat antara lain keterbatasan waktu santri nonmukim untuk terlibat dalam kegiatan pesantren, kurangnya perhatian dari orang tua, pengaruh negatif handphone, dan minimnya dukungan dari sebagian anggota masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMuslih, Moh.UNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Pondok Pesantren, Solidaritas Sosial, Santri, Pendidikan Islam.
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.3 Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam, Sekolah Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 370 Education (Pendidikan) > 370 Education/Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Prodi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: UIN Gus Dur Ftik
Date Deposited: 06 Apr 2026 04:18
Last Modified: 06 Apr 2026 04:18
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18223

Actions (login required)

View Item View Item