Internalisasi Nilai-Nilai Islam Melalui Tradisi Kesenian Kuntulan Di Desa Notogiwang Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan

Mansiz, Ilhan (2026) Internalisasi Nilai-Nilai Islam Melalui Tradisi Kesenian Kuntulan Di Desa Notogiwang Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan. Undergraduate Thesis thesis, UIN. K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
3421052_Full Text.pdf

Download (2MB)
[img] Text
3421052_Bab I dan Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
3421052_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (982kB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Internalisasi nilai Islam dapat dilakukan tidak hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui media budaya seperti kesenian tradisional yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Kuntulan di Desa Notogiwang, Kabupaten Pekalongan, merupakan salah satu seni pertunjukan bernuansa Islami yang memadukan silat, musik, dan syair religius sebagai media dakwah dan pembinaan moral. Kesenian ini berperan dalam memperkuat identitas budaya sekaligus menanamkan nilai akidah, syariah, dan akhlak dalam kehidupan sosial masyarakat. Tantangan globalisasi dan menurunnya minat generasi muda mengancam keberlangsungannya, sehingga diperlukan upaya pelestarian melalui pembinaan, dukungan pemerintah, serta keterlibatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan tradisi kesenian Kuntulan di Desa Notogiwang, serta menganalisis proses internalisasi nilai-nilai Islam melalui tradisi kesenian Kuntulan di Desa Notogiwang, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif untuk memahami pelaksanaan tradisi Kuntulan di Desa Notogiwang, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, serta perannya dalam internalisasi nilai Islam. Subjek penelitian meliputi anggota Kuntulan, kepala desa, perangkat desa, tokoh agama, dan masyarakat. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi guna menggali makna simbolik dan nilai religius yang terkandung dalam praktik kesenian tersebut. Sumber data terdiri atas data primer dari para pelaku dan masyarakat yang terlibat langsung, serta data sekunder dari literatur, buku, dan jurnal yang relevan untuk memperkuat landasan teoretis dan analisis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kesenian Kuntulan di Desa Notogiwang memperlihatkan keberlanjutan tradisi lokal yang diwariskan lintas generasi serta didukung oleh masyarakat, pelaku seni, pemerintah desa, dan tokoh agama sehingga tetap berfungsi sebagai media dakwah kultural meskipun menghadapi tantangan modernisasi. Integrasi unsur silat, rebana, dan syair Islami memperkuat identitas budaya dan religiusnya. Proses internalisasi nilai Islam dalam Kuntulan berlangsung melalui tiga tahap, yaitu transformasi nilai melalui penyampaian syair, nasihat, dan keteladanan; transaksi nilai melalui interaksi, pembinaan, dan praktik sosial yang meneguhkan akidah, syariah, dan akhlak; serta transinternalisasi nilai ketika ajaran Islam menyatu dalam karakter dan perilaku sehari-hari anggota serta masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorQomariyah, QomariyahUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Internalisasi Nilai, Nilai Islam, Kesenian, Kuntulan.
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.5 Pers dan Media Massa Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 300 Sociology and Anthropology(Sosiologi dan Antropologi) > 302.2 Communication/Komunikasi
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 06 Apr 2026 04:47
Last Modified: 06 Apr 2026 04:47
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18243

Actions (login required)

View Item View Item