Zuhud Sebagai Jalan Menuju Ma’rifatullah : Tela’ah Komparatif Habib Abdullah Al Haddad Dan Al Ghazali

Sidiq, Mohamad Zaenal (2026) Zuhud Sebagai Jalan Menuju Ma’rifatullah : Tela’ah Komparatif Habib Abdullah Al Haddad Dan Al Ghazali. Undergraduate Thesis thesis, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
3321010_COVER, BAB I & BAB V.pdf

Download (2MB)
[img] Text
3321010_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
3321010_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (203kB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Setiap manusia pada hakikatnya mendambakan kebahagiaan yang sejati, baik secara lahiriah maupun batiniah. Namun, dalam realitas kehidupan modern, manusia sering kali terjebak dalam kecenderungan mengejar kenikmatan dunia secara berlebihan sehingga menimbulkan sikap kesombongan, keserakahan, serta hilangnya makna hidup yang hakiki. Kondisi tersebut menunjukkan adanya krisis spiritual yang semakin dirasakan dalam kehidupan manusia. Dalam perspektif tasawuf, salah satu konsep yang dapat menjadi solusi terhadap permasalahan tersebut adalah zuhud. Zuhud tidak dimaknai sebagai sikap meninggalkan dunia secara total, melainkan menempatkan dunia secara proporsional sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mencapai ma‘rifatullah. penelitian ini merumuskan dua permasalahan utama, yaitu: pertama, bagaimana konsep zuhud menurut Abdullah bin Alawi Al-Haddad dan Al-Ghazali; dan kedua, bagaimana relevansi konsep zuhud sebagai jalan menuju ma‘rifatullah dalam perspektif kedua tokoh tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif pemikiran kedua tokoh mengenai konsep zuhud serta mengkaji relevansinya dalam kehidupan manusia di era modern. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis isi (content analysis). Data penelitian diperoleh dari berbagai karya, buku, dan literatur yang berkaitan dengan pemikiran kedua tokoh mengenai konsep zuhud. Selanjutnya, data tersebut dianalisis secara sistematis untuk memahami secara mendalam pemikiran kedua tokoh serta menemukan persamaan dan perbedaan pandangan mereka mengenai zuhud sebagai jalan menuju ma‘rifatullah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Abdullah bin Alawi Al Haddad memandang zuhud sebagai sikap hidup sederhana yang tercermin dalam perilaku sehari-hari tanpa mengabaikan tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Sementara itu, Al-Ghazali memahami zuhud sebagai proses penyucian jiwa dari kecintaan yang berlebihan terhadap dunia. Meskipun memiliki pendekatan yang berbeda, keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu mencapai ma‘rifatullah melalui pemurnian hati dan pengendalian diri.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorPriyanto, ArisUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Zuhud, Ma’rifatullah, Komparatif.
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X5.2 Tasawuf
600 TECHNOLOGY AND APPLIED SCIENCES (TEKNOLOGI DAN ILMU TERAPAN) > 610 Medical and Medicine Science(IlmuKedokteran dan Ilmu Pengobatan) > 615.8 Physical Therapies and Kinds of Therapics/Terapi Fisik dan Jenis-jenis Terapi
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 06 Apr 2026 06:23
Last Modified: 06 Apr 2026 06:23
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18250

Actions (login required)

View Item View Item