Sari, Ayu Rinjani Apita (2026) ANALISIS PERBANDINGAN ULAMA MAZHAB ATAS TRANSAKSI JUAL BELI HASIL PANEN JAGUNG DARI LAHAN PERHUTANI (Studi di Dukuh Karangsari, Desa Wotgalih, Kabupaten Tegal). Undergraduate Thesis thesis, UIN. K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
1221142_AYU RINJANI APITA SARI_COVER_BAB I_BAB V_DAPUS.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
1221142_AYU RINJANI APITA SARI_FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
1221142_AYU RINJANI APITA SARI_LAMPIRAN_CV.pdf Restricted to Repository staff only Download (772kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan ulama mazhab terhadap transaksi jual beli hasil panen jagung dari lahan Perhutani di Dukuh Karangsari, Desa Wotgalih, Kabupaten Tegal. Praktik penggarapan lahan Perhutani tanpa izin oleh masyarakat menimbulkan permasalahan terkait status kepemilikan hasil panen dan keabsahan transaksi jual beli dalam perspektif fikih muamalah. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) bagaimana praktik jual beli hasil panen jagung dari lahan Perhutani di Dukuh Karangsari, dan (2) bagaimana perbandingan pandangan ulama mazhab terhadap keabsahan transaksi jual beli hasil panen jagung dari lahan Perhutani. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi dalam pengumpulan data, serta analisis data secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli yang terjadi melibatkan 30 kepala keluarga sebagai penggarap sekaligus penjual dan para penebas sebagai pembeli yang beritikad baik, dengan transaksi dilakukan secara lisan berdasarkan kebiasaan setempat. Dalam perspektif Mazhab Syafi’iyah dan Hanabilah bahwa tanaman di atas tanah ghasab tidak dapat menjadi milik penggarap sehingga transaksi jual beli tidak sah. Mazhab Hanafiyah berpendapat bahwa tanaman dapat menjadi milik penggarap setelah membayar ujrah al-mitsl (sewa standar), sehingga transaksi jual beli menjadi sah setelah kompensasi dipenuhi. Mazhab Malikiyah memberikan pendekatan fleksibel dengan mendorong penyelesaian melalui islah (perdamaian). Implikasinya, status kepemilikan jagung oleh masyarakat adalah milkiyyah naqisah yang dapat menjadi milkiyyah tammah setelah membayar ujrah al-mitsl kepada Perhutani, sehingga transaksi jual beli dinilai sah secara lahiriah dengan tanggung jawab penyelesaian hak pemilik lahan berada pada penjual.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Perbandingan Mazhab, Jual Beli, Ghasab, Lahan Perhutani, Fikih Muamalah | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 03:10 | ||||||||
| Last Modified: | 07 Apr 2026 03:10 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18360 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
