Pergeseran Fungsi Mahkamah Konstitusi Sebagai Positive Legislator Dalam Perspektif Teori Tujuan Hukum Gustav Radbruch

Amalia, Rosila (2026) Pergeseran Fungsi Mahkamah Konstitusi Sebagai Positive Legislator Dalam Perspektif Teori Tujuan Hukum Gustav Radbruch. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
10322012_Cover_Bab I dan Bab V.pdf

Download (1MB)
[img] Text
10322012_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
10322012_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (146kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kecenderungan pergeseran fungsi Mahkamah Konstitusi dari negative legislator menuju positive legislator dalam praktik ketatanegaraan di Indonesia. Secara normatif, Mahkamah Konstitusi berwenang menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan membatalkan norma yang bertentangan dengan konstitusi. Namun dalam praktiknya, beberapa putusan Mahkamah Konstitusi tidak hanya membatalkan norma, tetapi juga memberikan tafsir baru bahkan membentuk norma hukum melalui putusan yang bersifat conditionally constitutional maupun conditionally unconstitutional. Kondisi ini menimbulkan perdebatan mengenai batas kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran fungsi Mahkamah Konstitusi tersebut serta meninjaunya dalam perspektif teori tujuan hukum Gustav Radbruch. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data diperoleh melalui studi kepustakaan yang meliputi bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan kewenangan Mahkamah Konstitusi, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, dan literatur hukum yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menjelaskan praktik pergeseran fungsi Mahkamah Konstitusi serta menilai kesesuaiannya dengan teori tujuan hukum Gustav Radbruch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran fungsi Mahkamah Konstitusi menuju peran positive legislator terjadi melalui putusan-putusan yang bersifat konstruktif dalam rangka mengisi kekosongan hukum, memberikan perlindungan terhadap hak konstitusional warga negara, serta menjawab kebutuhan hukum yang berkembang di masyarakat. Dalam perspektif teori tujuan hukum Gustav Radbruch, praktik tersebut dapat dipahami sebagai upaya menghadirkan keadilan dan kemanfaatan hukum. Namun demikian, kecenderungan tersebut juga berpotensi menimbulkan persoalan terhadap kepastian hukum apabila tidak disertai dengan batasan kewenangan yang jelas antara lembaga yudikatif dan legislatif dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorPratama, Agung Barok198903272019031009UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Mahkamah Konstitusi, negative legislator, positive legislator, tujuan hukum Gustav Radbruch, pengujian undang-undang
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X6.2 Politik Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 342 Constitutional and Administrative Law/Hukum Tata Negara
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Tata Negara
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 11 Jun 2026 08:01
Last Modified: 11 Jun 2026 08:01
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18592

Actions (login required)

View Item View Item