Wati, Vatika Dara (2026) Pengaruh Good Corporate Governance Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Pengungkapan Kebijakan Antikorupsi (Studi Kasus Perusahaan Bumn Di Des 2018-2024). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
40122062_Cover_Bab I & Bab V.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
40122062_Fulltext.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
|
|
Text
40122062_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (637kB) |
Abstract
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tercantum dalam Daftar Efek Syariah (DES) memikul tanggung jawab strategis dalam menggerakkan perekonomian nasional sambil menjaga transparansi dan integritas melalui Good Corporate Governance (GCG). Meskipun demikian, realitas empiris mengungkap ketidakseragaman pengungkapan kebijakan antikorupsi, sebagaimana terlihat pada kasus korupsi massal di PT Asabri, PT Jiwasraya, PT Garuda Indonesia, dan PT Timah, yang bertentangan dengan regulasi seperti Keputusan Menteri BUMN No. KEP-117/M-MBU/2002. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi kepemilikan, dewan komisaris independen, komite audit, serta ukuran perusahaan terhadap pengungkapan kebijakan antikorupsi pada BUMN DES periode 2018-2024, guna mengisi kesenjangan penelitian terdahulu yang terbatas pada data pra-2018 dan objek BUMN. Penelitian kuantitatif ini mengadopsi pendekatan library research dengan data sekunder dari laporan tahunan dan keberlanjutan pada 11 BUMN dengan total 77 observasi yang dipilih melalui purposive sampling. Variabel independen diukur dalam rasio, sementara variabel dependen mengikuti GRI Standard 205. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel Common Effect Model yang dipilih melalui uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier dengan EViews 13, dilengkapi statistik deskriptif, uji asumsi klasik (multikolinearitas dan heteroskedastisitas), serta pengujian hipotesis via uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa dewan komisaris independen (probabilitas 0,0022) dan ukuran perusahaan (probabilitas 0,0103) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan kebijakan antikorupsi, sedangkan konsentrasi kepemilikan (probabilitas 0,1357) dan komite audit (probabilitas 0,8431) tidak signifikan. Secara simultan, keempat variabel memengaruhi variabel dependen secara signifikan (uji F probabilitas 0,001807), dengan Adjusted R² sebesar 16,55%. Temuan ini menekankan pentingnya dewan komisaris independen dan ukuran perusahaan dalam memperkuat transparansi antikorupsi, memberikan rekomendasi bagi regulator dan manajemen BUMN.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | BUMN, Daftar Efek Syariah (DES), Good Corporate Governance (GCG), Pengungkapan Kebijakan Antikorupsi, Konsentrasi Kepemilikan, Dewan Komisaris Independen, Komite Audit, Ukuran Perusahaan | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X6.3 Ekonomi Islam, Sistem Ekonomi Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 330 Economics (Ilmu Ekonomi) > 330 Economics/Ilmu Ekonomi |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Prodi Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Febi | ||||||||
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 03:59 | ||||||||
| Last Modified: | 15 Jun 2026 03:59 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18602 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
