Disparitas Penafsiran Putusan Sita Jaminan Studi Di Pengadilan Agama Pemalang

Said, Umar (2026) Disparitas Penafsiran Putusan Sita Jaminan Studi Di Pengadilan Agama Pemalang. Undergraduate Thesis thesis, UIN. K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
10122071_Cover_Bab I & Bab V.pdf

Download (1MB)
[img] Text
10122071_FullText.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
10122071_LampiranSkripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (884kB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdur.ac.id//

Abstract

Dasar hukum sita jaminan secara umum pasal 227 HR, pada putusan Nomor 1250/Pdt.G/2025/PA.Pml. hakim menggunakan SEMA Nomor 5 tahun 2021. Sedangkan pada putusan Nomor 2046/Pdt.G/2024/PA.Pml hakim tetap menggunakan pasal 227 HIR dari kedua putusan ini ada perbedaan pertimbangan hakim dalam sita jaminan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi hukum hakim dalam pelaksanaan sita jaminan di Pengadilan Agama Pemalang serta implikasi hukum sita jaminan terhadap para pihakd ditinjau dari maslahah mursalah. Penelitian ini menarik sebab ada perbedaan legal resoning hakim dalam pelaksanaan sita jaminan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan kasus, pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum primer berupa Undang-Undang, Kompilasi Hukum Islam, SEMA Nomor 5 tahun 2021. Bahan hukum sekunder yakni buku ataupun jurnal-jurnal hukum, dan wawancara lima hakim Pengadilan Agama Pemalang, teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini pada putusan nomor 1250/Pdt.G/2025/PA.Pml hakim menggunakan konstruksi hukum analogi memperluas cakupan sita jaminan dengan sita pemenuhan nafkah anak, hakim menggunakan metode penafsiran ekstensif. Putusan nomor 2046/Pdt.G/2024/PA.Pml. hakim menggunakan konstruksi penyempitan hukum hakim mempersempit peraturan perundang-undangan, hakim menggunakan penafsiran metode gramatikal. Implikasi hukum terhadap para pihak putusan nomor 1250/Pdt.G/2025/PA.Pml. dan Putusan nomor 2046/Pdt.G/2024/PA.Pml. penggugat mendapatkan setengah bagian dari harta bersama, tergugat pembatasan objek sengketa tidak bisa menjual memindahtangankan objek sengketa, dan Tergugat membayar nafkah anak sebesar Rp. 96.000.000,00. Turut Tergugat harus menyerahkan objek sengketa yang dibeli dengan Tergugat. Ditinjau dari maslahah mursalah konstruksi hukum analogi dalam Putusan Nomor 1250/Pdt.G/2025/PA.Pml mewujudkan tiga unsur-unsur maslahah mursalah seperti hifz al-mal (menjaga harta), Hifdz Al-nasl (menjaga keturunan), dan hifdz nafz (menjaga jiwa/perlindungan hak anak). Sedangkan tinjauan maslahah mursalah konstruksi penyempitan hukum putusan Nomor 2046/Pdt.G/2024/PA.Pml mewujudkan perlindungan terhadap harta bersama hanya memenuhi satu unsur maslahah mursalah yaitu hifz al-mal (menjaga harta).

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorBisyri, Mohammad Hasan197311042000031002-
Uncontrolled Keywords: Konstruksi Hukum, Sita Jaminan, Mashlahah Mursalah.
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 23 Jun 2026 03:51
Last Modified: 23 Jun 2026 03:51
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18651

Actions (login required)

View Item View Item