Analisis Hukum Islam terhadap Pemahaman Generasi Z tentang Konsep Kafa’ah dalam Pernikahan dan Kriteria Pemilihan Pasangan di Era Digital (Studi di Desa Pesaren Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang)

Harnaeni, Salshabila Dwi (2026) Analisis Hukum Islam terhadap Pemahaman Generasi Z tentang Konsep Kafa’ah dalam Pernikahan dan Kriteria Pemilihan Pasangan di Era Digital (Studi di Desa Pesaren Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
1119092_Cover_Bab I dan Bab V.pdf

Download (569kB)
[img] Text
1119092_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
19 LAMPIRAN(3).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (76kB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

The concept of kafa’ah in Islam serves as a guideline in choosing a spouse by considering compatibility between prospective husband and wife. This is important because selecting the right partner is the first step in building a household. With the right choice, it is hoped that an ideal family can be established, capable of implementing the principles of sakinah, mawaddah, and rahmah in daily life. This study was conducted to examine Generation Z’s understanding of the concept of kafa’ah and how they determine partner criteria in the digital era, as well as to analyze this understanding from the perspective of Islamic law in order to determine whether Generation Z’s understanding is aligned or not aligned with Islamic values. This study is a field research employing a qualitative approach. The research uses primary data obtained from information and statements provided by Generation Z participants, as well as secondary data derived from books and journals relevant to the research topic. Data were collected through direct and indirect observation, interviews with Generation Z participants, and documentation from various related literature sources. The collected data were analyzed using the data analysis model developed by Matthew Miles and Michael Huberman. The findings indicate that, according to the legal awareness theory of Soerjono Soekanto, the understanding of Generation Z in Pesaren Village regarding kafa’ah is relatively low. Nevertheless, their understanding of kafa’ah and spouse selection criteria remains consistent with the views of Islamic scholars. No changes or additional criteria beyond the established concept of kafa’ah were identified. Therefore, the criteria of kafa’ah within the context of Islamic Marriage Law remain relevant in the digital era. Keywords: Kafa’ah, Generation Z, Digital Era ABSTRAK Harnaeni, Salshabila Dwi. 2026. Analisis Hukum Islam terhadap Pemahaman Generasi Z tentang Konsep Kafa’ah dalam Pernikahan dan Kriteria Pemilihan Pasangan di Era Digital (Studi di Desa Pesaren Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang). Dosen Pembimbing Uswatun Khasanah, M.S.I Konsep kafa’ah dalam Islam menjadi pedoman dalam memilih pasangan dengan mempertimbangkan kesepadanan antara calon suami dan istri. Hal ini penting karena memilih pasangan yang tepat merupakan langkah awal dalam membangun rumah tangga. Dengan pemilihan yang tepat, diharapkan dapat terwujud keluarga ideal yang mampu menjalankan prinsip sakinah, mawaddah, wa rahmah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini disusun untuk mengetahui pemahaman generasi Z mengenai konsep kafa’ah dan cara mereka menentukan kriteria pasangan di era digital, serta untuk menganalisis pemahaman tersebut dengan menggunakan perspektif hukum Islam, sehingga dapat mengetahui pemahaman generasi Z tersebut sejalan atau tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan model pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan data primer yang bersumber dari informasi dan keterangan generasi Z dan data sekunder yang bersumber dari buku-buku, jurnal yang terkait dengan tema penelitian. Data diperoleh melalui observasi secara langsung dan tidak langsung ke lapangan dan, wawancara dengan generasi Z, serta Dokumentasi dari berbagai literatur dengan tema terkait. Data yang diperoleh dianalisis dengan kaidah Matthew Miles dan Michael Huberman m. Dalam penelitian ini menemukan bahwa menurut teori kesadaran hukum Soerjono Soekanto, pemahaman generasi Z Desa Pesaren tergolong rendah. Pemahaman generasi Z terkait kafa’ah dan kriteria pemilihan pasangan tersebut, masih sejalan dengan pandangan para ulama. Tidak terdapat perubahan maupun penambahan kriteria baru di luar konsep kafa’ah. Sehingga, kriteria kafa’ah dalam konteks Hukum Perkawinan Islam masih relevan dengan era digital. Kata kunci: Kafa'ah, Generasi Z, Era Digital

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorKhasanah, UswatunUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Kafa’ah, Generation Z, Digital Era
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 290 Other Religions (Agama Selain Kristen) > 297.14 Religious Ceremonial Laws and Decisions/Ilmu Fiqh, Fiqih, Fikih
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 25 Jun 2026 06:28
Last Modified: 25 Jun 2026 06:28
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18680

Actions (login required)

View Item View Item