Ni’mah, Ahla (2026) Kesadaran Hukum Pengusaha Batik Skala Kecil Dalam Pendaftaran Merek Dagang (Studi Di Kabupaten Pekalongan). Undergraduate Thesis thesis, UIN K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
10222010 _COVER BAB I DAN BAB V-DP.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
10222010 _FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
10222010 _LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (422kB) |
Abstract
Merek dagang merupakan salah satu bentuk perlindungan hukum yang penting bagi pelaku usaha karena berfungsi sebagai identitas produk dan memberikan perlindungan hukum terhadap hak atas merek. Namun, masih banyak pengusaha batik skala kecil di Kabupaten Pekalongan, khususnya Kecamatan Wiradesa, yang belum mendaftarkan merek usahanya. Kondisi tersebut menunjukkan adanya permasalahan terkait kesadaran hukum pelaku usaha yang berpotensi memengaruhi perlindungan hak atas merek dan keberlangsungan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kesadaran hukum pengusaha batik skala kecil terhadap pendaftaran merek dagang serta implikasinya terhadap perlindungan hak atas merek dan keberlangsungan usaha ditinjau dari konsep hifdz al-mal. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif, pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan konseptual. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 20 pengusaha batik skala kecil di Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Adapun data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, serta literatur yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran hukum pengusaha batik skala kecil di Kecamatan Wiradesa terhadap pendaftaran merek dagang masih tergolong rendah. Sebagian besar pengusaha belum memahami pentingnya pendaftaran merek, belum mengetahui prosedur pendaftaran, serta belum menjadikan pendaftaran merek sebagai kebutuhan dalam menjalankan usaha. Dari 20 informan yang diteliti, tidak terdapat pengusaha yang memiliki merek terdaftar yang masih berlaku; hanya satu pengusaha yang pernah mendaftarkan mereknya, tetapi tidak melakukan perpanjangan. Rendahnya kesadaran hukum tersebut berimplikasi pada lemahnya perlindungan hak atas merek, tidak adanya hak eksklusif dan kepastian hukum, meningkatnya risiko peniruan dan sengketa merek, serta berpotensi menghambat keberlangsungan usaha. Dalam perspektif hifdz al-mal, pendaftaran merek merupakan salah satu bentuk perlindungan terhadap aset usaha yang bertujuan menjaga hak kepemilikan, mencegah kerugian ekonomi, dan mendukung keberlangsungan usaha.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kesadaran Hukum, Pendaftaran Merek, Pengusaha Batik, Perlindungan Merek, Hifdz al-Mal. | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 06:46 | ||||||||
| Last Modified: | 14 Jul 2026 06:46 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18921 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
