Prinsip Moral Kisah Kurban Dalam QS. Al-Ṣāffāt Ayat 102-111 Melalui Teori Double Movement

Muslikh, Muhammad (2026) Prinsip Moral Kisah Kurban Dalam QS. Al-Ṣāffāt Ayat 102-111 Melalui Teori Double Movement. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

[img] Text
30122068_Bab I dan Bab V.pdf

Download (1MB)
[img] Text
30122068_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: https://perpustakaan.uingusdur.ac.id/

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan pemahaman kisah kurban Nabi Ibrahim dalam QS. Al-Ṣāffāt ayat 102-111 yang lebih menitikberatkan pada aspek ritual historis, sehingga nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya belum banyak dikaji secara mendalam. Padahal, kisah kurban tidak hanya memuat peristiwa penyembelihan semata, tetapi juga mengandung pesan-pesan etis yang bersifat universal dan relevan bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memetakan dimensi etis dan prinsip-prinsip moral dalam kisah kurban Nabi Ibrahim serta menganalisis penerapan teori double movement Fazlur Rahman dalam menafsirkan QS. Al-Ṣāffāt ayat 102-111. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif yang menggunakan teknik dokumentasi dalam pengumpulan data. Adapun analisis data dilakukan melalui metode deskriptif-analitis dengan menggunakan kerangka teori double movement yang meliputi analisis konteks historis ayat (first movement) dan generalisasi nilai moral universal (second movement). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah kurban Nabi Ibrahim dalam QS. Al-Ṣāffāt ayat 102-111 dengan tidak hanya mengandung makna historis sebagai ujian keimanan, tetapi juga memuat prinsip-prinsip moral universal yang dapat direaktualisasikan dalam kehidupan manusia. Melalui penerapan teori double movement Fazlur Rahman, penelitian ini menemukan tujuh prinsip moral, yaitu ketaatan total kepada Allah, kesabaran dalam menghadapi ujian, pendidikan iman dalam keluarga, kepasrahan kepada kehendak Allah (tawakal), pengorbanan dan keikhlasan, ujian sebagai sarana pembentukan keimanan, serta penghormatan terhadap nilai kehidupan manusia. Selain itu , penelitian ini menunjukkan bahwa makna terdalam kisah kurban tidak terletak pada tindakan penyembelihan itu sendiri, melainkan pada pembentukan karakter spiritual dan moral manusia. Dengan demikian, kisah kurban tidak hanya dipahami sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai sumber nilai etis yang berorientasi pada ketakwaan, kemanusiaan, dan tanggung jawab moral.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorNgaisah, Zulaikhah Fitri NurUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Prinsip Moral, Kurban, Double Movement, QS. Al-Ṣāffāt : 102-111
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 200 Religious Mythology, Social Theology (Mitos Keagamaan, Teologi Sosial) > 200.1 Systems, Value, Scientific Principles/Sistem-sistem dalam Agama, Nilai-nilai dalam Agama
200 RELIGION (AGAMA) > 200 Religious Mythology, Social Theology (Mitos Keagamaan, Teologi Sosial) > 201.6 Religions and Secular Disciplines/Hubungan Agama dengan Disiplin Ilmu Lainnya
200 RELIGION (AGAMA) > 200 Religious Mythology, Social Theology (Mitos Keagamaan, Teologi Sosial) > 205 Religious Ethics/Etika Keagamaan, Etika Agama
200 RELIGION (AGAMA) > 200 Religious Mythology, Social Theology (Mitos Keagamaan, Teologi Sosial) > 207.5 Religious Education/Pendidikan Keagamaan, Pendidikan Agama
200 RELIGION (AGAMA) > 200 Religious Mythology, Social Theology (Mitos Keagamaan, Teologi Sosial) > 208 Sources of Religions/Sumber-sumber Umum Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir
Depositing User: UIN Gus Dur FUAD
Date Deposited: 14 Jul 2026 07:31
Last Modified: 14 Jul 2026 07:31
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/18988

Actions (login required)

View Item View Item