Febrianti, Tiara (2026) Haji Sebagai Simbol Status Sosial: Studi Komunikasi Islam Terhadap Persepsi Muslim Di Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
30422016_Bab I dan Bab V.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
30422016_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
30422016_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki makna spiritual dan religius bagi umat Muslim. Namun, dalam praktik sosial masyarakat Indonesia, gelar haji tidak hanya dipahami sebagai penanda telah dilaksanakannya ibadah, tetapi juga berkembang menjadi simbol status sosial yang memengaruhi cara pandang dan interaksi masyarakat. Di Desa Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, gelar haji sering dikaitkan dengan tingkat religiusitas, kedudukan sosial, hingga kondisi ekonomi seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gelar haji direpresentasikan sebagai simbol status sosial serta memahami persepsi masyarakat Muslim terhadap individu yang menyandang gelar haji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif lapangan dan perspektif fenomenologis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan, wawancara mendalam semi terstruktur, serta dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan masyarakat umum, tokoh masyarakat, dan individu bergelar haji. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelar haji di Desa Simbang Kulon tidak hanya dimaknai sebagai identitas religius, tetapi juga menjadi simbol status sosial yang berkaitan dengan penghormatan, prestise, religiusitas, serta kondisi ekonomi individu. Masyarakat cenderung memandang individu bergelar haji sebagai figur yang lebih dihormati, memiliki kedudukan sosial tertentu, dan diharapkan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, makna tersebut tidak bersifat mutlak karena dipengaruhi oleh perilaku, interaksi sosial, dan peran individu di lingkungan masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Gelar Haji, Status Sosial, Persepsi Masyarakat, Komunikasi Islam | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.15 Haji 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X6 Sosial Budaya Islam 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X6.14 Perubahan Sosial dalam Islam 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X6.16 Strata Sosial, Stratifikasi Sosial dalam Islam |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Komunikasi Penyiaran Islam | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur FUAD | ||||||||
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 03:53 | ||||||||
| Last Modified: | 16 Jul 2026 03:53 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19097 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
