Analisis Hukum Wanprestasi Pada Akad Istishna(Studi pada Pengrajin Kayu di Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Pekalongan Selatan)

Roihan, Muhamad Hafidhu (2026) Analisis Hukum Wanprestasi Pada Akad Istishna(Studi pada Pengrajin Kayu di Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Pekalongan Selatan). Undergraduate Thesis thesis, UIN Gus Dur Pekalongan.

[img] Text
1221123_MUHAMAD HAFIDHU ROIHAN_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
1221123_MUHAMAD HAFIDHU ROIHAN_COVER_BAB I_BAB V.pdf

Download (922kB)
[img] Text
1221123_MUHAMAD HAFIDHU ROIHAN_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (459kB)
Official URL: http://perpustakaan.uingusdurpekalongan.ac.id/

Abstract

Praktik jual beli dengan sistem pesanan (custom order) atau akad istishna’ marak diterapkan oleh pelaku industri kerajinan kayu di Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Pekalongan Selatan. Namun, dalam penerapannya kerap timbul kesenjangan antara teori hukum muamalah dengan realitas lapangan akibat terjadinya tindakan wanprestasi, baik berupa keterlambatan pelunasan oleh konsumen maupun keterlambatan penyelesaian produk oleh pengrajin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan akad istishna’ di lokasi studi, mengidentifikasi bentuk serta faktor penyebab wanprestasi, dan menganalisis fenomena tersebut berdasarkan perspektif hukum Islam. Penelitian lapangan (field research) ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif dan sifat deskriptif analitis. Data primer diperoleh melalui teknik observasi dan wawancara mendalam terhadap lima pengrajin kayu sebagai informan yang dipilih secara purposive sampling. Data sekunder bersumber dari literatur fikih muamalah, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES), serta Fatwa DSN-MUI. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis kualitatif model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik akad istisna' pada pengrajin kayu di Kelurahan Kuripan Kertoharjo secara umum telah memenuhi rukun dan syarat akad menurut fikih muamalah, meskipun masih dilaksanakan berdasarkan kesepakatan lisan tanpa Surat Perjanjian Kerja Sama (SPKS). Bentuk wanprestasi yang ditemukan meliputi keterlambatan pembayaran oleh konsumen, pembatalan pesanan secara sepihak setelah proses produksi berjalan, dan keterlambatan penyelesaian pesanan oleh pengrajin akibat kelalaian dalam pengelolaan produksi. Faktor penyebab wanprestasi meliputi faktor internal, faktor eksternal, dan faktor struktural berupa ketiadaan perjanjian tertulis. Dari perspektif hukum Islam, tidak seluruh pengakhiran akad merupakan wanprestasi. Pengakhiran akad yang dilakukan atas dasar kesepakatan para pihak (iqālah) atau karena kendala yang diselesaikan melalui musyawarah merupakan bentuk pengakhiran akad yang dibenarkan syariat. Adapun penyelesaian wanprestasi yang diterapkan oleh para pengrajin pada umumnya telah sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam melalui musyawarah (al-ṣulḥ), penahanan barang (habs), dan pemberian ganti rugi (ta'widh) sebatas kerugian riil, meskipun kepastian hukum masih perlu diperkuat melalui penyusunan perjanjian tertulis yang mengatur hak, kewajiban, dan mekanisme penyelesaian sengketa.

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Supervisor:
ContributionSupervisorNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorHamid, Abdul197806292011011003UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Wanprestasi, Akad Istishna’, Hukum Islam, Pengrajin Kayu, Penyelesaian Sengketa
Subjects: 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah
300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri
Divisions: Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: UIN Gus Dur Fasya
Date Deposited: 16 Jul 2026 06:46
Last Modified: 16 Jul 2026 06:46
URI: http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19171

Actions (login required)

View Item View Item