Mustafidah, Mustafidah (2026) Pemenuhan Hak Anak Hasil Nikah Sirri Pasca Perceraian (Tinjauan Sosiologi Hukum di Kelurahan Banyurip Kecamatan Pekalongan). Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
1119081_BAB I dan BAB V.pdf Download (627kB) |
|
|
Text
1119081_FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (959kB) |
|
|
Text
1119081_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (166kB) |
Abstract
Perceraian menyisakan permasalahan terutama persoalan pemenuhan hak-hak anak yang mencakupi seluruh hak yang melekat pada anak yaitu hak memperoleh pendidikan, kesehatan, biaya pemeliharaan dan lain sebagainya. Penelitian ini membahas pelaksanaan kewajiban orang tua dalam memenuhi hak-hak anak hasil nikah sirri pasca perceraian, khususnya di Kelurahan Banyurip, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan. Fokus utama penelitian adalah bagaimana Pemenuhan hak anak hasil nikah sirri pasca perceraian dan tinjauan sosiologi hukum terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi pemenuhan hak anak dari pernikahan sirri pasca perceraian di Kelurahan Banyurip Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan Jenis penelitian Yuridis Empiris dengan pendekatan kualitatif ini dilakukan di Kelurahan Banyurip. Sumber data berupa sumber data primer diperoleh dengan teknik observasi dan wawancara 3 informan yang dipilih secara purposive sampling. Sumber data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier diperoleh dengan teknik dokumentasi. Data di analisis dengan teknik analisis data kualitatif model interaktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa: Satu pemenuhan hak anak hasil pernikahan sirri pasca perceraian bersifat bervariasi tergantung pada faktor ekonomi, hubungan antara mantan pasangan, serta tingkat pemahaman terhadap kewajiban hukum. Ibu cenderung mengambil alih tanggung jawab pengasuhan sehari-hari, sementara keterlibatan ayah dalam pemenuhan finansial seringkali tidak konsisten. Kedua Tinjauan sosiologi hukum terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi pemenuhan hak anak hasil nikah sirri pasca perceraian meliputi komunikasi yang baik dan dukungan keluarga, sedangkan faktor penghambatnya antara lain kondisi ekonomi yang lemah, konflik pada awal pasca perceraian, serta minimnya kesadaran hukum. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi hukum dan peran aktif lembaga terkait dalam memastikan perlindungan hak-hak anak setelah perceraian terjadi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Nikah Sirri, Perceraian, Hak Anak | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Keluarga Islam | ||||||||
| Depositing User: | Sofi Nur Malikhatu | ||||||||
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 04:42 | ||||||||
| Last Modified: | 14 Oct 2026 04:42 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19531 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
