ZULKHAQ, AKHMAD FAIZ (2026) ANALISIS PERBANDINGAN NARATIF PADA AKUN MEDIA SOSIAL @Felix Siauw, @Al-Bahjah TV, DAN Rijal Mumazziq Z TERKAIT ISU STIGMA NEGATIF PESANTREN. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
30422075_Cover Bab I-V.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
30422075_Full Text_.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
30422075_Lampiran_.pdf Download (585kB) |
Abstract
Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia kerap menghadapi stigma negatif di ruang publik digital, mulai dari isu radikalisme, kekerasan seksual, hingga anggapan sebagai institusi yang ketinggalan zaman. Stigma tersebut turut dikonstruksi dan disebarluaskan melalui media sosial, sekaligus direspons oleh para aktor dakwah digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur naratif pada video Felix Siauw ("Benarkah Pesantren Memberikan Dampak Negatif"), video Al-Bahjah TV ("Konten Kreator, Yuk Lebih Bijak saat Membahas Pesantren | Buya Yahya"), dan postingan Facebook Rijal Mumazziq Z, serta membandingkan konstruksi narasi ketiganya dalam merespons isu tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kepustakaan (library research), dengan analisis teori naratif Tzvetan Todorov yang membagi narasi ke dalam lima tahap: equilibrium, disruption, recognition, attempt to repair, dan new equilibrium. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi transkrip, tangkapan layar, dan audio visual, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan ketiga akun sama-sama membangun narasi melalui kelima tahap Todorov dengan tujuan sama, yaitu menjaga marwah pesantren dan mengembalikan kepercayaan masyarakat, namun dengan karakteristik berbeda. Felix Siauw membangun narasi argumentatif yang menekankan bahwa stigma muncul akibat tindakan oknum yang digeneralisasi. Al Bahjah TV membangun narasi edukatif-persuasif yang menegaskan fungsi pesantren dan mengajak masyarakat tidak menyamakan kesalahan individu dengan institusi. Rijal Mumazziq Z membangun narasi kritis-reflektif yang berorientasi pada penegakan hukum, perlindungan korban, dan evaluasi internal. Perbedaan strategi ini menunjukkan bahwa pembentukan makna stigma pesantren di media sosial dipengaruhi oleh cara masing-masing narator membangun konflik dan solusi, sekaligus mencerminkan kekayaan ragam pendekatan dakwah Islam (ikhtilaf al asalib) dalam merespons isu yang sama.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Naratif, Tzvetan Todorov, Media Sosial, Felix Siauw, Al Bahjah TV, Rijal Mumazziq Z, Stigma Pesantren, Dakwah Digital | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X7.59 Pers dan Media Massa Islam di Lokasi Tertentu 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 300 Sociology and Anthropology(Sosiologi dan Antropologi) > 302.2 Communication/Komunikasi |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Komunikasi Penyiaran Islam | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur FUAD | ||||||||
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 06:31 | ||||||||
| Last Modified: | 20 Jul 2026 06:31 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19826 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
