Azami, Muhammad Fairus (2026) Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Dalam Praktik Penggunaan Fitur Paylater Pada Transaksi Jual Beli Melalui Aplikasi E-Commerce Shopee (Studi Masyarakat Desa Banjarsari Kecamatan Talun). Undergraduate Thesis thesis, UIN K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
1220138_cover, bab I, bab V, dp.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
1220138_full text.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
1220138_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (944kB) |
Abstract
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong munculnya berbagai inovasi dalam bidang keuangan digital, salah satunya adalah layanan Buy Now Pay Later (BNPL) yang diwujudkan melalui fitur ShopeePayLater. Fitur ini memungkinkan pengguna memperoleh barang atau jasa terlebih dahulu dan melakukan pembayaran pada waktu yang akan datang sesuai dengan tenor yang dipilih. Kemudahan akses, proses pendaftaran yang cepat, serta fleksibilitas pembayaran menjadikan ShopeePayLater banyak digunakan oleh masyarakat, termasuk masyarakat desa Banjarsari. Namun, keberadaan biaya tambahan dan kurangnya pemahaman dalam sistem pembayaran tersebut menimbulkan berbagai pandangan dalam hukum ekonomi syariah, khususnya terkait kesesuaiannya dengan prinsip islam. Oleh karena itu, diperlukan kajian yang mendalam untuk mengetahui bagaimana penggunaan ShopeePayLater ditinjau berdasarkan prinsip hukum ekonomi syariah dalam Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap masyarakat desa Banjarsari yang menggunakan layanan ShopeePayLater. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori maslahah mafsadah, akad bai’,dan akad qardh sebagai pisau analisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik penggunaan ShopeePayLater di Desa Banjarsari serta menganalisis implikasinya berdasarkan prinsip hukum ekonomi syariah. Dalam praktiknya, ShopeePayLater digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan, baik kebutuhan primer, sekunder, maupun kebutuhan yang bersifat tersier. Faktor utama yang mendorong penggunaan layanan ini adalah kemudahan transaksi, keterbatasan dana, dan kebutuhan yang harus segera dipenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ShopeePayLater di desa Banjarsari lebih dominan menimbulkan mafsadah. Hal ini terlihat dari mayoritas pengguna yang memanfaatkan layanan tersebut hanya untuk mengatasi keterbatasan dana sementara dan memperoleh kemudahan dalam memenuhi kebutuhan jangka pendek. Sehingga dalam praktiknya terdapat aspek yang menimbulkan mafsadah, yaitu adanya tambahan biaya dan denda yang mengarah pada unsur riba, meningkatnya perilaku konsumtif, risiko gagal bayar yang dapat merugikan pengguna dan menimbulkan hutang, serta potensi penyalahgunaan data.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | ShopeePayLater, Maslahah Mafsadah, Qardh, Fintech | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4.2 Muamalat, Muamalah 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 343.07 Regulation of Economic Activity/Regulasi Ekonomi, Peraturan Kegiatan Ekonomi, Hukum Industri |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Prodi Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Fasya | ||||||||
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 04:01 | ||||||||
| Last Modified: | 20 Jul 2026 04:01 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/19854 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
