Rufaida, Ida (2026) Kisah Nabi Luth Dalam Q.S. Al-A’raf Ayat 80-82 Dan Diskursus Isu Lgbt: Kritik Discourse-Historical Approach Terhadap Pemikiran Scott Siraj Al-Haqq Kugle. Undergraduate Thesis thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
30122047_Cover, Bab I dan V.pdf Download (663kB) |
|
|
Text
30122047_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (948kB) |
Abstract
Penelitian ini membahas penafsiran Scott Siraj al-Haqq Kugle terhadap Q.S. Al-A’raf ayat 80–82 tentang kisah kaum Nabi Luth, khususnya dalam kaitannya dengan perdebatan metodologi tafsir mengenai homoseksualitas dalam Islam. Fokus penelitian ini diarahkan pada bagaimana Kugle membangun argumentasi penafsirannya, bagaimana perbedaannya dengan corak tafsir klasik, kontemporer, dan progresif, serta bagaimana konstruksi wacana tersebut dapat dikritisi melalui pendekatan Discourse-Historical Approach (DHA). Penelitian ini merupakan studi pustaka dengan kategori pemikiran tokoh, dengan menjadikan gagasan Kugle dalam Homosexuality in Islam: Critical Reflection on Gay, Lesbian, and Transgender Muslims sebagai objek utama kajian. Penelitian ini tidak hanya mendeskripsikan pandangan Kugle, tetapi juga menelaah dasar metodologis, strategi wacana, dan posisi penafsirannya dalam diskursus tafsir Islam kontemporer. Pendekatan DHA digunakan untuk menganalisis relasi antara teks, konteks historis, dan konstruksi wacana dalam penafsiran Kugle. Analisis dilakukan melalui aspek genealogi-historis, field of action, serta lima strategi wacana, yaitu referensial, predikasi, argumentasi, perspektivasi, dan artikulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kugle menawarkan tafsir progresif yang menekankan konteks historis, sosial, dan etis dari kisah Nabi Luth. Dalam pembacaannya, Q.S. Al-A’raf ayat 80–82 tidak dipahami sebagai kecaman terhadap orientasi seksual tertentu, melainkan sebagai kritik terhadap tindakan pemaksaan, kekerasan, pelecehan terhadap tamu, dan pelanggaran nilai keadilan. Temuan ini memperlihatkan adanya pergeseran dari pembacaan normatif atas perilaku seksual menuju pembacaan etis atas relasi kuasa dan kekerasan. Namun, penelitian ini juga menunjukkan bahwa penafsiran Kugle memiliki problem legitimasi metodologis karena cenderung menjadikan nilai-nilai etis modern sebagai lensa dominan dalam membaca teks. Dengan demikian, penafsiran Kugle menempati posisi sebagai tafsir alternatif-kritis dalam Islam kontemporer yang signifikan dalam ruang akademik dan diskursus etika keagamaan modern, tetapi belum memperoleh legitimasi luas dalam arus utama tafsir normatif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Scott Kugle, Q.S. Al-A’raf 80–82, Nabi Luth, Tafsir Progresif, Discourse-Historical Approach. | ||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 200 Religious Mythology, Social Theology (Mitos Keagamaan, Teologi Sosial) > 202 Doctrines of Religions/Doktrin-doktrin Agama 200 RELIGION (AGAMA) > 200 Religious Mythology, Social Theology (Mitos Keagamaan, Teologi Sosial) > 207.2 Missions of Religions/Misi Keagamaan 200 RELIGION (AGAMA) > 200 Religious Mythology, Social Theology (Mitos Keagamaan, Teologi Sosial) > 209 Sects of Religion/Sekte-sekte Keagamaan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Prodi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir | ||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur FUAD | ||||||||
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 08:08 | ||||||||
| Last Modified: | 20 Jul 2026 08:08 | ||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20010 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
