Desky, Haidar Ali Mahmud (2026) ZAWAJ ‘URFĪ: STUDI ATAS KONSEP WALI, MAHAR, DAN PUBLISITAS PERKAWINAN DALAM MAZHAB HANAFI DAN IMPLIKASI TERHADAP PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK DI MESIR. Masters thesis, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
|
Text
50124011_BAB 1 & BAB 7.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
50124011_FULL TEXT.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
50124011_LAMPIRAN.pdf Download (892kB) |
Abstract
Haidar Ali Mahmud Desky, 2026. Zawaj ‘Urfī: Studi atas Konsep Wali, Mahar, dan Publisitas Perkawinan dalam Mazhab Hanafi dan Implikasi terhadap Perlindungan Perempuan dan Anak di Mesir. Pascasarjana, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Pembimbing: I. Prof. Dr. Hj. Susminingsih, M.Ag. II. Dr. Muhamad Rifa`I Subhi, S.Pd.I., M.Pd I. Zawaj ‘urfī merupakan praktik perkawinan tidak tercatat yang berkembang di Mesir dan menimbulkan persoalan antara fikih dan pembuktian hukum dalam sistem negara. Dalam Mazhab Hanafi, akad nikah dapat dipandang sah apabila memenuhi unsur pokok akad, sedangkan pencatatan negara tidak menjadi syarat sah akad. Namun, perkawinan tidak tercatat berpotensi melemahkan perlindungan perempuan dan anak. Penelitian ini membahas tiga rumusan masalah, yaitu konsep wali, mahar, dan publisitas perkawinan dalam Mazhab Hanafi terkait zawaj ‘urfī; faktor penyebab zawaj ‘urfī dipilih sebagai alternatif perkawinan; serta implikasinya terhadap perlindungan perempuan dan anak di Mesir. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep wali, mahar, dan publisitas perkawinan dalam Mazhab Hanafi, faktor sosial-hukum yang melatarbelakangi praktik zawaj ‘urfī, serta implikasinya terhadap perlindungan perempuan dan anak. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis-normatif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi bahan hukum dan data kontekstual. Data dianalisis menggunakan analisis isi, analisis hermeneutik, dan analisis sosio-legal kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep wali, mahar, dan publisitas dalam Mazhab Hanafi memberi ruang legitimasi terhadap sebagian praktik zawaj ‘urfī, tetapi tidak bersifat mutlak. Legitimasi tersebut tetap dibatasi oleh kafā’ah, perlindungan hak finansial perempuan, dan kebutuhan pembuktian hukum melalui pencatatan perkawinan. Praktik zawaj ‘urfī dipengaruhi oleh tingginya biaya perkawinan, tuntutan mahar, pengangguran, urbanisasi, dan perubahan relasi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa zawaj ‘urfī merupakan fenomena sosial-hukum yang berada di antara legitimasi fikih, legalitas negara, dan perlindungan perempuan serta anak.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Supervisor: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Zawaj ‘Urfī, Mazhab Hanafi, Pencatatan Perkawinan, Perlindungan Perempuan dan Anak. | ||||||||||||
| Subjects: | 200 RELIGION (AGAMA) > 2X0 ISLAM UMUM > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam 300 SOCIAL SCIENCE ( ILMU SOSIAL ) > 340 Law (Ilmu Hukum) > 346.01 Domestic Relations, Family Law, Marriage/Hukum Keluarga, Hukum Pernikahan |
||||||||||||
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Hukum Keluarga | ||||||||||||
| Depositing User: | UIN Gus Dur Pascasarjana | ||||||||||||
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 06:10 | ||||||||||||
| Last Modified: | 27 Jul 2026 06:10 | ||||||||||||
| URI: | http://etheses.uingusdur.ac.id/id/eprint/20244 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
